Pompa 3 Phasa banyak digunakan pada sistem distribusi air di gedung bertingkat dan industri kecil karena mampu beroperasi secara kontinu. Pengoperasian yang berlangsung dalam waktu lama dapat menyebabkan peningkatan suhu motor (Overheating) yang berpotensi merusak lilitan motor. Selain itu, kebocoran pada sistem perpipaan dapat menimbulkan pemborosan air, menurunkan efisiensi kerja pompa, serta meningkatkan biaya operasional. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun sistem monitoring dan proteksi suhu pompa 3 Phasa berbasis Internet of Things (IoT) yang dilengkapi dengan fitur deteksi kebocoran dan notifikasi secara real-time. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen melalui tahapan perancangan perangkat keras dan perangkat lunak, integrasi sensor DS18B20 sebagai pendeteksi suhu, Water flow Sensor YF-S201 sebagai pendeteksi aliran air, Mikrokontroler Wemos D1 R1 (ESP8266), relay sebagai proteksi otomatis, serta aplikasi Blynk IoT 2.0 sebagai media monitoring. Sistem diuji untuk mengetahui kemampuan pembacaan sensor, pengiriman data, aktivasi proteksi, dan notifikasi pada berbagai kondisi kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu memantau suhu motor dan debit air secara real-time, mengirimkan informasi ke aplikasi Blynk, serta memutus daya pompa secara otomatis ketika suhu melebihi batas yang ditentukan. Sistem juga mampu memberikan notifikasi ketika terdeteksi kondisi overheating maupun indikasi kebocoran, sehingga dapat meningkatkan keamanan, keandalan, dan efisiensi pengoperasian pompa 3 Phasa.
Copyrights © 2026