Desa Sei Tuan merupakan salah satu desa yang terletak di wilayah pesisir dengan mayoritas masyarakat hidup dengan mata pencaharian sebagai nelayan. Aktivitas penangkapan ikan sering menghasilkan ikan sampah (ikan – ikan kecil) yang bernilai ekonomi rendah dan belum dimanfaatkan secara optimal. Kondisi ini berdampak pada rendahnya kontribusi ekonomi sektor perikanan terhadap pendapatan keluarga, khususnya bagi perempuan nelayan. Program PELARI (Perempuan Nelayan Mandiri) merupakan program pemberdayaan yang ditujukan kepada istri nelayan sebagai bagian dari kelompok perempuan pesisir yang memiliki peran penting dalam mendukung dan memperkuat ekonomi rumah tangga nelayan. Kegiatan ini melibatkan 30 orang peserta dengan rentang waktu kegiatan selama 6 bulan yang mencakup tahap sosialisasi, pelatihan pengolahan ikan sampah menjadi produk bernilai jual (nugget, bakso dan abon ikan), pelatihan manajemen usaha, pengemasan, serta strategi pemasaran dan tahap evaluasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan pendampingan berkelanjutan untuk memastikan keberlanjutan program. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengolah ikan sampah menjadi produk kreatif, tumbuhnya motivasi berwirausaha, serta terbentuknya kelompok usaha perempuan nelayan yang lebih terstruktur. Program ini tidak hanya meningkatkan nilai ekonomis ikan sampah, tetapi juga berkontribusi pada pengurangan limbah perikanan dan penguatan peran perempuan dalam ekonomi keluarga di Desa Sei Tuan
Copyrights © 2026