Kecemasan pre operatif merupakan respons psikologis yang lazim dialami pasien menjelang tindakan pembedahan, termasuk pada pasien sectio caesarea, dan berpotensi memengaruhi jalannya prosedur anestesi maupun pembedahan apabila tidak ditangani dengan baik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi relaksasi jari tangan terhadap penurunan tingkat kecemasan pre operatif pada pasien sectio caesarea di mitra kegiatan, yaitu Rumah Sakit Islam Fatimah Cilacap. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 28 April–15 Mei 2026 melalui tahap persiapan dan koordinasi, skrining peserta, edukasi, demonstrasi, serta implementasi relaksasi jari tangan pada 30 pasien pre operasi sectio caesarea yang dipilih berdasarkan kriteria sadar penuh, mampu berkomunikasi, mengalami kecemasan, dan mampu duduk di tempat tidur. Tingkat kecemasan diukur menggunakan instrumen Amsterdam Preoperative Anxiety and Information Scale (APAIS) sebelum dan sesudah intervensi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum intervensi, kecemasan sedang dan berat masing-masing dialami oleh 40,0% peserta. Setelah dilakukan relaksasi jari tangan, kecemasan ringan meningkat menjadi 56,7%, kecemasan sedang menurun menjadi 36,7%, tidak lagi ditemukan peserta dengan kecemasan berat, dan 6,7% peserta tidak mengalami kecemasan sama sekali. Simpulan kegiatan ini adalah relaksasi jari tangan efektif menurunkan tingkat kecemasan pre operatif pasien sectio caesarea sehingga dapat direkomendasikan sebagai intervensi non farmakologis di ruang persiapan operasi.
Copyrights © 2026