Pendahuluan: Lansia mengalami penurunan fungsi fisik dan psikologis yang meningkatkan risiko terjadinya penyakit kronis seperti hipertensi. Hipertensi pada lansia sering disertai kecemasan yang dapat menurunkan kualitas hidup. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk membantu menurunkan kecemasan adalah aktivitas fisik berupa senam lansia. Namun, hubungan antara partisipasi senam dengan kecemasan pada lansia penderita hipertensi masih perlu dikaji lebih lanjut. Tujuan: Diketahui hubungan antara partisipasi senam dengan kecemasan pada lansia penderita hipertensi di Panti Sosial Lanjut Usia Tresna Werdha Lampung Selatan Tahun 2026. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 84 lansia dengan sampel sebanyak 31 lansia penderita hipertensi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terstruktur menggunakan kuesioner partisipasi senam dan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa lansia yang aktif mengikuti senam cenderung memiliki kecemasan yang lebih rendah dibandingkan lansia yang tidak aktif mengikuti senam. Sebanyak 85,7% lansia yang aktif mengikuti senam mengalami kecemasan ringan-sedang, sedangkan 60,0% lansia yang tidak aktif mengalami kecemasan berat-berat sekali. Hasil uji statistik menggunakan Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan antara partisipasi senam dengan kecemasan pada lansia penderita hipertensi dengan nilai p-value = 0,015 (p<0,05).
Copyrights © 2026