Penelitian ini berjudul “Analisis Ketahanan Dan Kerentanan Pangan Berdasarkan Peta Fsva Di Kabupaten Tojo Una-Una. Berdasarkan Undang-Undang Pangan No. 18/2012, ketahanan pangan merupakan sistem terintegrasi yang mencakup subsistem ketersediaan, distribusi, dan konsumsi pangan untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat demi mewujudkan kehidupan yang sehat, aktif, dan produktif secara berkelanjutan. Kabupaten Tojo Una-Una merupakan wilayah yang terus berkembang dengan berbagai permasalahan sosial-ekonomi yang berdampak pada kerawanan pangan di tingkat desa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji indikator ketahanan pangan di tingkat desa pada setiap kecamatan di Kabupaten Tojo Una-Una. Untuk mengidentifikasi desa-desa dengan tingkat kerawanan pangan yang serupa, dilakukan analisis klaster menggunakan perangkat lunak SPSS yang didasarkan pada indikator nasional dari Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan (Food Insecurity and Vulnerability Atlas atau FSVA) Indonesia. Ditemukan kondisi ketahanan pangan yang beragam di 134 desa di Kabupaten Tojo Una-Una, dan kondisi tersebut dikategorikan ke dalam empat klaster utama. Desa dengan nilai indeks komposit tertinggi di antara keempat klaster ini diklasifikasikan sebagai "tahan pangan sedang" dengan nilai rata-rata 0,44. Di sisi lain, desa dengan nilai indeks komposit terendah diklasifikasikan sebagai "sangat tahan pangan" dengan nilai rata-rata 0,00. Berdasarkan distribusi data, klaster 1 merupakan kelompok terbesar dengan 124 desa, diikuti oleh klaster 2 dengan 3 desa, klaster 3 dengan 5 desa, dan klaster 4 dengan 2 desa. Nilai 0,00 pada setiap indikator yang mencerminkan kondisi sangat tahan pangan digunakan untuk menentukan indikator pembeda bagi setiap tipologi.
Copyrights © 2026