Borneo Nursing Journal
Vol. 8 No. 2b (2026)

Hubungan Tingkat Stres dengan Gangguan Siklus Menstruasi pada Mahasiswa Farmasi Tingkat Akhir di Universitas Duta Bangsa Surakarta

Intan Nur Hikmah (Universitas Duta Bangsa Surakarta)
Hani Risnawati (Universitas Duta Bangsa Surakarta)
Adi Buyu Prakoso (Universitas Duta Bangsa Surakarta)



Article Info

Publish Date
14 Oct 2026

Abstract

Latar Belakang: Mahasiswa tingkat akhir sering mengalami stres akibat tuntutan akademik, terutama dalam proses penyusunan skripsi. Tekanan akademik yang berlangsung terus-menerus dapat memengaruhi kondisi fisiologis tubuh, termasuk keseimbangan hormon reproduksi. Ketidakseimbangan hormon tersebut dapat mengganggu proses ovulasi dan menyebabkan perubahan pada siklus menstruasi sehingga dapat berdampak pada kesehatan reproduksi. Tujuan: Mengetahui hubungan tingkat stres dengan gangguan siklus menstruasi pada mahasiswa tingkat akhir Program Studi Farmasi Universitas Duta Bangsa Surakarta. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional dan melibatkan 102 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Tingkat stres diukur menggunakan kuesioner DASS-42, sedangkan gangguan siklus menstruasi diukur menggunakan kuesioner menstruasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Spearman Rank dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil: Sebagian besar responden mengalami stres sedang dan gangguan siklus menstruasi. Hasil uji Spearman Rank menunjukkan nilai P-value = 0,000 (< 0,05) dengan nilai koefisien korelasi (r) = 0,560. Hasil tersebut menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat stres dengan gangguan siklus menstruasi, dengan kekuatan hubungan sedang dan arah hubungan positif. Artinya, semakin tinggi tingkat stres yang dialami mahasiswa, semakin besar kecenderungan terjadinya gangguan siklus menstruasi. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat stres dengan gangguan siklus menstruasi pada mahasiswa tingkat akhir Program Studi Farmasi Universitas Duta Bangsa Surakarta. Pengelolaan stres diperlukan untuk membantu mahasiswa menghadapi tuntutan akademik sekaligus menjaga kesehatan reproduksi dan keteraturan siklus menstruasi.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

BNJ

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Neuroscience Nursing Public Health

Description

Borneo Nursing Journal (BNJ) adalah jurnal yang diterbitkan dua kali dalam satu tahun oleh Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yarsi Pontianak. Adapun ruang lingkup/topik dalam BNJ adalah bidang Keperawatan. Dalam setiap edisinya, BNJ menerbitkan ...