Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Model Pelatihan CSE Berbasis Media Audiovisual untuk Meningkatkan Pemahaman Seksualitas Anak Usia Dini Adzka Fahma Rodliya; Hani Risnawati; Sekar Keriswanie; Maya Olivia; Resa Paksi Mandariska
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/5cnqen84

Abstract

Pendidikan seksualitas anak usia dini merupakan upaya preventif penting untuk melindungi anak dari risiko kekerasan seksual serta membangun pemahaman yang sehat tentang tubuh dan batasan privasi sejak dini. Namun, implementasinya di lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) masih menghadapi berbagai kendala, antara lain keterbatasan media pembelajaran, rendahnya kepercayaan diri pendidik, serta anggapan bahwa pendidikan seksualitas merupakan topik yang sensitif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas mitra—anak, guru PAUD, dan orang tua—dalam pendidikan seksualitas anak usia dini melalui pelatihan Comprehensive Sexuality Education (CSE) berbasis media audiovisual. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang melibatkan anak usia 3–6 tahun, guru PAUD, dan orang tua. Tahapan kegiatan meliputi senam bersama, demonstrasi mencuci tangan dan menggosok gigi, sesi inti pelatihan CSE menggunakan video animasi 3D berbasis cerita, diskusi dan cerita anak, evaluasi pemahaman melalui tanya jawab, serta kegiatan pendukung berupa pemeriksaan berat dan tinggi badan, pembagian susu dan roti, kegiatan meronce gelang bersama ibu, dan penyerahan kenang-kenangan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman anak mengenai tubuh, batasan privasi, dan keterampilan perlindungan diri. Selain itu, terjadi peningkatan kapasitas guru PAUD dalam menyampaikan materi pendidikan seksualitas yang sesuai tahap perkembangan anak serta peningkatan keterlibatan dan pemahaman orang tua dalam mendampingi pendidikan seksualitas anak di lingkungan keluarga. Pelatihan CSE berbasis media audiovisual terbukti efektif, aplikatif, dan berpotensi direplikasi sebagai model pengabdian kepada masyarakat di lembaga PAUD lainnya
PENGENALAN CUCI TANGAN SEJAK DINI PADA ANAK TAMAN KANAK TERHADAP PENCEGAHAN INFEKSI PARASIT USUS hani risnawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH) Vol 7 No 2 Oktober (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH)
Publisher : LPPM Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36577/jpmkh.v7i2 Oktober.791

Abstract

Clean and healthy living behaviours are one of the most important factors in preventing and controlling basic diseases that can be taught to children (Asri, 2025). One simple but highly effective way to maintain children's health is through the habit of washing hands with soap (Smith et al., 2022). According to data from the World Health Organisation (WHO), washing hands with soap can reduce the risk of diarrhoea by up to 40% (WHO, 2022). This community service aims to increase knowledge and clean living habits through proper hand washing practices as an effort to prevent intestinal parasite infections from an early age in kindergarten children. The results of this community service show that kindergarten children's participation in healthy lifestyle activities, such as hand washing, can reduce the risk of intestinal parasite infections, especially at important times such as before eating, after using the toilet, or after playing (Siregar, 2024). This community service is expected to encourage children, parents, educators, and the community to be more active in introducing and implementing clean and healthy living behaviours. Thus, this activity is expected to improve children's health and development holistically and sustainably. Keywords: Handwashing, Infection Prevention, Kindergarten Children, PHBS