Latar Belakang: Pemanfaatan kotoran ternak sebagai pupuk organik berpotensi mendukung pertanian berkelanjutan, tetapi proses produksi secara manual membatasi produktivitas kelompok tani. Tujuan: Kegiatan ini bertujuan meningkatkan produktivitas dan keberdayaan Kelompok Tani “Budi Daya” melalui penerapan teknologi pencacahan dan pengayakan pupuk organik di Desa Wonopringgo. Metode: Pengabdian menggunakan pendekatan partisipatif melalui koordinasi, survei, pelatihan, penerapan teknologi, dan pendampingan terhadap 20 anggota kelompok tani. Hasil: Pengetahuan mitra tentang produksi pupuk organik meningkat dari 15% menjadi 100%. Kapasitas produksi meningkat dari 250 kg/jam menjadi 500 kg/jam atau sebesar 100%, sedangkan waktu produksi untuk menghasilkan 1.000 kg pupuk organik berkurang dari 4 jam menjadi 2 jam. Kesimpulan: Penerapan teknologi pencacahan dan pengayakan meningkatkan pengetahuan, produktivitas, efisiensi produksi, dan keberdayaan mitra.
Copyrights © 2026