Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompensasi dan motivasi terhadap produktivitas karyawan dengan perceived organizational support (POS) sebagai variabel intervening. Studi dilakukan pada karyawan PT PELNI (Persero) dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap POS; (2) motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap POS; (3) kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja; (4) motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja; (5) POS berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja; (6) kompensasi berpengaruh terhadap produktivitas kerja melalui POS sebagai variabel intervening; dan (7) motivasi berpengaruh terhadap produktivitas kerja melalui POS sebagai variabel intervening. Temuan ini menegaskan bahwa perceived organizational support berperan sebagai mediator yang memperkuat hubungan antara kompensasi dan motivasi terhadap produktivitas karyawan. Implikasi manajerial dari penelitian ini adalah perlunya perusahaan meningkatkan sistem kompensasi yang adil, membangun motivasi kerja yang berkelanjutan, serta menciptakan persepsi dukungan organisasi yang kuat guna mengoptimalkan produktivitas karyawan.
Copyrights © 2026