Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, keterampilan kerja sama, dan hasil belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran IPAS melalui model pembelajaran PLASTIK, yaitu kombinasi Problem Based Learning, Make a Match, dan Talking Stick. Penelitian ini didasari oleh rendahnya aktivitas siswa, lemahnya kemampuan berpikir kritis, terbatasnya kerja sama, serta belum optimalnya hasil belajar siswa akibat pembelajaran masih bersifat satu arah dan rendahnya partisipasi siswa. Penelitian dilaksanakan dalam tiga kali pertemuan dengan subjek 12 siswa kelas IV SDN Mekar Sari pada semester genap tahun ajaran 2025/2026. Data kualitatif didapat melalui observasi aktivitas guru, aktivitas siswa, berpikir kritis, dan kerja sama, sedangkan data kuantitatif diperoleh dari hasil evaluasi tertulis. Data dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel serta persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pertemuan III, aktivitas guru mencapai skor maksimal 32 dengan kategori sangat aktif, aktivitas siswa secara klasikal mencapai 100% dengan kategori seluruhnya sangat aktif, keterampilan berpikir kritis mencapai 91,7% dengan kategori seluruhnya sangat kritis, keterampilan kerja sama mencapai 91,7% dengan kategori seluruhnya sangat terampil, dan ketuntasan belajar klasikal mencapai 100%, melampaui indikator keberhasilan ≥84%. Disimpulkan bahwa model PLASTIK efektif meningkatkan aktivitas, berpikir kritis, kerja sama, dan hasil belajar siswa pada muatan IPAS.
Copyrights © 2026