Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan (JUPANK)
Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan (JUPANK)

Aktualisasi Nilai-nilai Pancasila dalam Tradisi Methil sebagai Ketahanan Budaya di Tengah Arus Modernisasi (Studi Kasus di Desa Wungu, Kabupaten Madiun) : Jawa Timur

Intan Lutfia Ramadhani (Universitas PGRI Madiun)
Raffeyfa Aisyilla Wibowo (Universitas PGRI Madiun)
Muhammad Hanif (Universitas PGRI Madiun)



Article Info

Publish Date
24 Oct 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji eksistensi tradisi methil (wiwitan) di tengah arus modernisasi dan keterkaitannya dengan nilai-nilai Pancasila di masyarakat Desa Wungu, Kabupaten Madiun. Permasalahan utama yang diangkat adalah bagaimana ketahanan budaya lokal mampu bertahan menghadapi masifnya modernisasi di berbagai bidang kehidupan. Melalui pendekatan deskriptif berdasarkan observasi praktik tradisi lokal, kajian ini berfokus pada makna filosofis dan pengamalan nilai budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi methil tetap dipertahankan oleh masyarakat sebagai wujud syukur atas hasil panen, sarana penolak bala, dan upaya melestarikan warisan leluhur yang sarat akan makna filosofis pada setiap elemen sesajennya. Lebih lanjut, pelaksanaan tradisi ini secara nyata mengaktualisasikan kelima sila Pancasila, mulai dari nilai ketuhanan melalui doa, gotong royong yang mencerminkan kemanusiaan dan persatuan, musyawarah bersama sesepuh dalam pelaksanaannya, hingga pembagian makanan dan hasil bumi yang merepresentasikan keadilan sosial. Simpulannya, tradisi methil di Desa Wungu berfungsi secara efektif sebagai perekat sosial dan benteng ketahanan budaya bangsa yang kuat dalam membendung dampak negatif modernisasi. Kata Kunci: Tradisi Methil, Nilai Pancasila, Modernisasi

Copyrights © 2026