Perkembangan teknologi informasi telah mendorong pelaku UMKM (Usaha, Mikro, Kecil dan Menengah) unutuk memanfaatkan media digital sebagai sarana pemasaran serta promosi usaha. Salah satu UMKM yang berkembang pesat di Jorong Muaro Tantang ialah usaha Batu Bata. Usaha batu bata telah menjadi salah satu sumber pendapatan masyarakat dan berperan penting dalam memenuhi kebutuhan bahan bangunan di wilayah sekitarnya. Meskipun usaha ini sudah berjalan cukup lama, di era teknologi digital, sebagian besar pemilik usaha batu bata belum sepenuhnya memanfaatkan teknologi digital seperti belum memiliki lokasi usaha di Google Maps. Kondisi ini berpotensi membatasi jangkauan pemasaran bagi pelaku usaha. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membantu pemilik usaha batu bata membuat serta mempublikasikan lokasi usaha mereka di media digital. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini ialah Participatory Action Research (PAR). Metode PAR dipilih karena pelaku usaha dilibatkan secara aktif dalam proses identifikasi masalah, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi hasil. Program ini mengguakan pendekatan pendampingan secara langsung yang meliputi wawancara awal dengan Wali Jorong Muaro Tantang dilanjutkann dengan observasi awal kepada pemilik usaha batu bata, wawancara dengan pemilik batu bata, menentukan koordinat lokasi, pembuatan profil usaha dan publikasi lokasi usaha di Google Maps. Hasil kegiatan ini adalah lokasi usaha berhasil dipublikasikan dan dapat diakses oleh masyarakat luas melalui Google Maps. Selain itu pemilik usaha batu bata juga memperoleh pemahaman tentang pentingnya pemasaran digital dalam memperluas jangkauan pemasaran mereka. Pengabdian ini juga diharapakan dapat meningkatkan aksebilitas usaha dan memperluas jangkauan pemasaran bagi UMKM batu bata di Jorong Muaro Tantang.
Copyrights © 2026