Rendahnya literasi keuangan syariah dan kebiasaan menabung pada anak menjadi salah satu persoalan mendasar di wilayah pedesaan yang jauh dari akses lembaga keuangan formal, termasuk di Jorong Tompek, Nagari Salareh Aia Utara, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan menumbuhkan kebiasaan menabung sejak dini pada siswa sekolah dasar melalui pendekatan edukasi berbasis nilai-nilai syariah, meliputi konsep halal-haram harta, larangan riba, keutamaan sedekah, dan adab mengelola rezeki. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif (participatory action research) yang dilaksanakan melalui tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi, dengan teknik penyampaian materi, simulasi mini bank syariah, permainan edukatif, dan praktik menabung menggunakan celengan. Sasaran kegiatan adalah 32 siswa kelas IV dan V sekolah dasar di Jorong Tompek. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep menabung syariah dari rata-rata 54% pada saat pretest menjadi 87% pada saat posttest, disertai peningkatan keterampilan praktik menabung dan antusiasme yang tinggi dari peserta maupun wali nagari setempat. Kegiatan ini berkontribusi terhadap penguatan literasi keuangan syariah generasi muda serta membuka peluang keberlanjutan program melalui pembentukan kelompok gemar menabung di tingkat sekolah.
Copyrights © 2026