Penguatan literasi digital dalam pembelajaran fisika memerlukan media yang tidak hanya menyediakan akses informasi, tetapi juga memfasilitasi kemampuan siswa dalam menganalisis, mengomunikasikan, dan memanfaatkan informasi digital untuk menyelesaikan masalah kontekstual. Penelitian ini bertujuan mengembangkan EduWarm, media mobile learning yang mengintegrasikan sintaks Problem-Based Learning (PBL) pada materi pemanasan global, serta mengevaluasi validitas, kepraktisan, dan efektivitasnya dalam meningkatkan literasi digital siswa. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Pengujian efektivitas menggunakan desain kuasi-eksperimen pretest-posttest control group yang melibatkan 58 siswa kelas X SMA Negeri 7 Purworejo, terdiri atas 29 siswa kelas eksperimen dan 29 siswa kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui lembar validasi ahli, observasi keterlaksanaan pembelajaran, angket respons siswa, dan tes literasi digital, kemudian dianalisis menggunakan indeks Aiken’s V, N-gain, dan uji Mann–Whitney U. Hasil penelitian menunjukkan bahwa EduWarm memenuhi kriteria valid dengan indeks Aiken’s V sebesar 0,87–0,95. Keterlaksanaan pembelajaran mencapai sekitar 99% dan respons siswa sebesar 88,13%, keduanya berada pada kategori sangat baik. Peningkatan literasi digital kelas eksperimen mencapai N-gain 0,72 (kategori tinggi), lebih besar dibandingkan kelas kontrol sebesar 0,30, dengan perbedaan yang signifikan (p < 0,001). Peningkatan tertinggi terjadi pada indikator komunikasi digital (0,90) dan pemanfaatan digital (0,85), sedangkan akses digital (0,56) dan analisis digital (0,67) berada pada kategori sedang. Temuan ini menunjukkan bahwa EduWarm berpotensi mendukung penguatan literasi digital melalui integrasi aktivitas pemecahan masalah, penyelidikan, dan pemanfaatan informasi digital dalam pembelajaran fisika.
Copyrights © 2026