Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis variabel makro terhadap volatilitas nilai tukar di Indonesia. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu ER (Nilai tukar), INF (Inflasi), BIR (Suku Bunga) dan PDB (Produk Domestik Bruto). Model analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah ARDL (Auto Regressive Distributed Lag). dengan menggunakan data bulanan dari tahun 2005:Q 1 hingga tahun 2016:Q4. Variabel ER dipengaruhi oleh INF dan PDB dengan arah negatif dan signifikan baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Sedangkan BIR mempengaruhi PDB dengan arah positif tetapi tetap signifikan baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Bagi pemerintah jika ingin menjaga stabilitas nilai tukar di Indonesia maka harus memperhatikan pergerakan dari Tingkat Inflasi, Suku Bunga dan Produk Domestik Bruto (PDB), dimana ketika terjadi shock pada ketiga variabel ini akan memberikan pengaruh langsung pada volatilitas nilai tukar di Indonesia. Bagi penelitian lain yang ingin melanjutkan penelitian ini dapat menambah beberapa variabel lagi untuk menyusun mengenai faktor yang menyebabkan terjadinya volatilitas nilai tukar agar lebih jelas lagi dalam menggambarkan volatilitas nilai tukar di Indonesia.Kata kunci : Nilai Tukar, Inflasi, Suku Bunga dan PDB, ARDL (Auto Regressive Distributed Lag)
Copyrights © 2018