Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan, menguji tingkat validitas, kepraktisan, serta efektivitas bahan ajar digital Kimia Hijau berbasis Google Sites berorientasi Sustainable Development Goals (SDGs) dalam meningkatkan hasil belajar kognitif peserta didik. Penelitian pengembangan (Research and Development) ini mengadaptasi model ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian terdiri atas 3 ahli materi, 3 ahli media, 9 peserta didik kelas X pada uji kelompok kecil, serta 25 peserta didik kelas X Fase E SMA Negeri 1 Kuala Behe pada uji lapangan terbatas menggunakan One Group Pretest-Posttest Design. Data dikumpulkan melalui pedoman wawancara, lembar observasi, angket validasi ahli, angket respon kepraktisan peserta didik (skala Likert 1–4), serta tes hasil belajar kognitif (C2–C4). Hasil penelitian menunjukkan: (1) tingkat validitas bahan ajar digital memperoleh koefisien Aiken's V sebesar 0,88 dari ahli materi dan 0,88 dari ahli media (kategori sangat valid); (2) tingkat kepraktisan memperoleh persentase 83,33% pada uji kelompok kecil dan 86,00% pada uji lapangan (kategori sangat praktis); serta (3) bahan ajar digital terbukti efektif meningkatkan hasil belajar kognitif, ditunjukkan oleh peningkatan skor pretest 47,04 menjadi posttest 82,72 secara signifikan (Paired t-test t = 63,50; p < 0,001) perolehan rata-rata N-Gain sebesar 0,68 (kategori sedang mendekati tinggi), serta nilai effect size Cohen's d sebesar 5,89 (kategori efek sangat besar). Dengan demikian, bahan ajar digital berbasis Google Sites berorientasi SDGs valid, praktis, dan efektif digunakan dalam pembelajaran kimia SMA.
Copyrights © 2026