Kecanduan alkohol pada remaja masih menjadi masalah kesehatan yang dipengaruhi oleh faktor teman sebaya, meskipun informasi bahaya alkohol mudah diakses melalui media sosial. Di Desa Pasirtanjung tahun 2025 ditemukan remaja dengan perilaku pencegahan kecanduan alkohol yang belum optimal, sehingga diperlukan intervensi edukasi yang sesuai dengan karakteristik remaja. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh edukasi SADAR (Say No to Alcohol for Disease Risk) berbasis video edukatif YouTube terhadap perilaku pencegahan kecanduan alkohol pada remaja di Desa Pasirtanjung tahun 2025. Penelitian menggunakan desain pra-eksperimen kuantitatif dengan one group pretest–posttest tanpa kelompok kontrol. Populasi penelitian adalah remaja di Desa Pasirtanjung dengan teknik total sampling sebanyak 40 responden. Alat ukur berupa kuesioner perilaku pencegahan kecanduan alkohol yang terdiri atas 18 pernyataan. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test. Sebelum intervensi, perilaku pencegahan kecanduan alkohol berada pada kategori rendah hingga tinggi. Setelah diberikan edukasi SADAR berbasis video YouTube, terjadi peningkatan perilaku pencegahan, ditandai bertambahnya kategori tinggi dari 23 responden menjadi 36 responden dan hilangnya kategori rendah. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan signifikan dengan nilai p value = 0,000 (p < 0,05). Edukasi SADAR berbasis video edukatif YouTube efektif meningkatkan perilaku pencegahan kecanduan alkohol pada remaja di Desa Pasirtanjung tahun 2025. Media video YouTube direkomendasikan sebagai sarana edukasi kesehatan untuk meningkatkan perilaku pencegahan kecanduan alkohol pada remaja.
Copyrights © 2026