Kebebasan dan tanggung jawab merupakan dua aspek penting dalam pembentukan kepribadian Muslim melalui pendidikan Islam. Kebebasan memberikan kesempatan kepada manusia untuk memilih dan menentukan sikap, sedangkan tanggung jawab menjadi dasar dalam mempertimbangkan akibat dari setiap pilihan dan tindakan. Namun, kebebasan yang tidak disertai tanggung jawab dapat mendorong perilaku yang bertentangan dengan nilai-nilai Islam, seperti penyalahgunaan media sosial, berkata kasar, dan mengabaikan hak orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep kebebasan dan tanggung jawab dalam perspektif filsafat pendidikan Islam serta menjelaskan hubungan keduanya sebagai basis pembentukan kepribadian Muslim. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) dan pendekatan filosofis. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi terhadap buku, artikel jurnal ilmiah, dan penelitian terdahulu yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan analisis isi (content analysis). Hasil kajian menunjukkan bahwa kebebasan dalam Islam bukanlah kebebasan tanpa batas, melainkan kebebasan yang diarahkan oleh nilai-nilai agama dan disertai kesadaran untuk mempertanggungjawabkan setiap tindakan. Tanggung jawab berperan sebagai pengarah penggunaan kebebasan agar selaras dengan ajaran Islam, nilai moral, dan kepentingan bersama. Hubungan keduanya menjadi dasar dalam membentuk kepribadian Muslim yang beriman, berakhlak mulia, mandiri, dan bertanggung jawab. Kajian ini berimplikasi pada pentingnya pendidikan Islam yang tidak hanya menanamkan pengetahuan agama, tetapi juga membiasakan peserta didik mengambil keputusan secara bijaksana dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.
Copyrights © 2026