Kemampuan berpikir kritis siswa yang kurang memadai sebagian disebabkan oleh kurangnya keterlibatan mereka dalam proses pembelajaran, yang meliputi hal-hal seperti mengajukan pertanyaan dan mengungkapkan ide. Dengan menggunakan model Problem Based Learning (PBL), penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran video animasi yang menarik dalam mata pelajaran IPA dengan tujuan meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas empat. Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation (ADDIE) adalah lima langkah yang membentuk metodologi R&D. Wawancara, observasi, pertanyaan tes, validasi ahli, penilaian, dan survei respons siswa digunakan untuk mengumpulkan data. 30 siswa dari SDN Selacau menjadi partisipan untuk analisis kuantitatif dan kualitatif data yang dikumpulkan. Media pembelajaran berupa video animasi adalah produk akhir dari studi pengembangan ini. Media pembelajaran video animasi ini dinilai sangat layak oleh para ahli media (99%) dan ahli materi (97%), menurut temuan evaluasi dari pengguna dan ahli di bidangnya. Sebanyak 29 dari 30 siswa mengalami peningkatan nilai yang menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa telah meningkat sebagai konsekuensi dari implementasi tersebut. Oleh karena itu, diyakini bahwa media video animasi berbasis PBL dapat membantu siswa sekolah dasar meningkatkan kemampuan berpikir kritis mereka dalam pembelajaran IPA.
Copyrights © 2026