Pemilih pemula merupakan kelompok strategis dalam kontestasi demokrasi karena porsinya yang besar sekaligus kedekatannya dengan media digital. Namun, kedekatan tersebut belum diiringi kemampuan memilah informasi politik secara kritis sehingga rentan terpapar hoaks, ujaran kebencian, dan polarisasi daring. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi digital politik siswa SMA Negeri 41 Jakarta. Kegiatan diikuti oleh siswa kelas XI dan XII dan dilaksanakan melalui sosialisasi, praktik kepemiluan, dan tanya jawab. Efektivitas kegiatan diukur menggunakan pretest dan posttest, lembar observasi, serta angket kepuasan. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman siswa secara konsisten pada seluruh aspek yang diukur, terutama kemampuan mengidentifikasi hoaks politik, serta kesiapan sebagian besar peserta untuk menggunakan hak pilih secara rasional. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pembelajaran partisipatif yang memadukan penjelasan konsep, simulasi pemilu, dan dialog terbuka efektif memperkuat literasi digital politik remaja. Program serupa direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan dan terintegrasi dengan kurikulum sekolah.
Copyrights © 2026