Latarbelakang: Peserta didik tidak hanya dituntut untuk menguasai pengetahuan dan keterampilan prosedural, tetapi juga perlu memiliki kemampuan berpikir logis, kritis, sistematis, dan mampu menyelesaikan permasalahan dalam berbagai situasi. Tujuan: untuk mendeskripsikan profil berpikir komputasional siswa sekolah dasar dalam pemecahan masalah matematis serta mengidentifikasi capaian pada setiap aspek berpikir komputasional. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan subjek sebanyak 25 siswa kelas IV UPT SD Negeri 060972 Medan. Data dikumpulkan melalui tes berpikir komputasional dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif untuk memperoleh nilai rata-rata, distribusi kategori kemampuan, dan persentase capaian setiap aspek. Hasil: menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan berpikir komputasional siswa sebesar 68,35. Berdasarkan kategori kemampuan, sebanyak 7 siswa (28%) berada pada kategori tinggi, 10 siswa (40%) kategori sedang, dan 8 siswa (32%) kategori rendah. Analisis terhadap empat aspek menunjukkan bahwa dekomposisi memperoleh persentase tertinggi sebesar 33%, diikuti pengenalan pola sebesar 27%, abstraksi sebesar 21%, dan berpikir algoritmik sebesar 19%. Kesimpulan: bahwa kemampuan siswa dalam menguraikan permasalahan relatif lebih menonjol, sedangkan kemampuan menyusun langkah penyelesaian secara logis dan sistematis masih perlu diperkuat.
Copyrights © 2025