Perubahan penanganan terorisme dalam Operasi Madago Raya dari pendekatan keras (hard approach) menuju pendekatan lunak (soft approach) mendorong penerapan komunikasi deradikalisasi yang persuasif dan humanis terhadap mantan narapidana terorisme di Kabupaten Poso. Penelitian ini bertujuan menganalisis komunikasi deradikalisasi melalui penggalangan oleh Satgas Intelijen Operasi Madago Raya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif, paradigma interpretif, dan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan dua informan, yaitu satu personel Satgas dan satu mantan narapidana terorisme. Analisis dilakukan melalui pengumpulan kategori, interpretasi langsung, pencarian pola dan kesepadanan antarkategori, serta pengembangan generalisasi naturalistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi deradikalisasi berlangsung melalui tahapan penyusupan, memengaruhi, mengarahkan dan mengendalikan, hingga pemanfaatan. Penggalangan yang dilakukan secara persuasif dan humanis menjadi bagian penting dalam mendukung deradikalisasi dan reintegrasi sosial mantan narapidana terorisme.
Copyrights © 2026