Tepung ikan merupakan sumber protein yang umum digunakan dalam formulasi pakan, namun ketersediaannya terbatas dan harganya tinggi sehingga diperlukan bahan baku alternatif. Tepung larva Hermetia illucens (maggot) memiliki kandungan protein 28–45% dan berpotensi menggantikan tepung ikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kandungan nutrisi pakan yang mengandung tepung larva H. illucens serta mengevaluasi pengaruhnya terhadap pertumbuhan mencit berdasarkan konsumsi pakan, pertambahan bobot badan, dan Feed Conversion Ratio (FCR). Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua perlakuan, yaitu P0 (pakan kontrol dengan 15% tepung ikan) dan P1 (pakan dengan 15% tepung ikan yang sepenuhnya digantikan tepung larva H. illucens). Sebanyak 28 mencit jantan Swiss berumur 14 hari digunakan sebagai hewan uji, setelah aklimasi 7 hari dan dipelihara 28 hari. Data konsumsi pakan dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney, pertambahan bobot badan menggunakan Independent Samples T-test, dan FCR secara deskriptif. Hasil menunjukkan pakan P1 memiliki kandungan protein 20,53% dan serat kasar 6,90%, lebih tinggi dibandingkan P0 (protein 19,99% dan serat kasar 6,55%). Pemberian pakan yang mengandung tepung larva H. illucens tidak berpengaruh nyata terhadap konsumsi pakan dan pertambahan bobot badan (p > 0,05). Secara deskriptif, nilai FCR P0 sebesar 5,93 lebih rendah dibandingkan P1 sebesar 6,44. Tepung larva H. illucens berpotensi menjadi bahan pakan alternatif pengganti tepung ikan.
Copyrights © 2026