Jurnal Intelek Insan Cendikia
Vol. 3 No. 10 (2026): OKTOBER 2026

Ancaman Konservasi Ikan Baung Disebabkan oleh Banjir Bandang di Sumatera tepatnya pada Daerah Labuhan Batu Utara - Studi Literatur

Tengku Muammar Luthfi (Universitas Sumatera Utara)
Etti Sartina Siregar (Universitas Sumatera Utara)



Article Info

Publish Date
19 Oct 2026

Abstract

Banjir bandang merupakan bencana hidrometeorologi yang dapat menyebabkan perubahan kondisi ekologis sungai dan memengaruhi keberlangsungan hidup organisme perairan, termasuk ikan baung (Hemibagrus nemurus). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi dampak banjir bandang terhadap kondisi populasi, kualitas habitat, dan upaya konservasi ikan baung di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kualuh, Kabupaten Labuhan Batu Utara, Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan deskriptif-kualitatif melalui structured narrative literature review. Sumber data diperoleh dari artikel jurnal ilmiah, dokumen kelembagaan, regulasi, dan sumber informasi relevan yang membahas ekologi sungai, konservasi ikan baung, serta dampak banjir terhadap ekosistem perairan. Hasil kajian menunjukkan bahwa banjir bandang berpotensi memberikan dampak positif dan negatif terhadap keberlangsungan populasi ikan baung. Dampak negatif meliputi perpindahan ikan akibat arus deras, kerusakan habitat pemijahan, peningkatan sedimentasi, hilangnya vegetasi riparian, serta potensi pencemaran perairan akibat limpasan aktivitas pertanian dan perkebunan. Sebaliknya, luapan sungai menuju rawa banjiran berpotensi meningkatkan ketersediaan nutrisi dan sumber pakan serta menyediakan habitat pembesaran bagi ikan muda. Selain faktor alam, penangkapan ikan secara berlebihan ketika air mulai surut dapat meningkatkan tekanan terhadap populasi ikan dewasa. Oleh karena itu, diperlukan pemantauan populasi secara berkala, pemulihan habitat sungai, pengendalian pencemaran, dan pengelolaan penangkapan ikan secara berkelanjutan. Kajian ini menegaskan pentingnya pendekatan konservasi berbasis ekosistem untuk menjaga kelestarian ikan baung dan keberlanjutan sumber daya perikanan di DAS Kualuh. Namun, perubahan populasi dan waktu pemulihan ikan baung pascabanjir masih perlu diverifikasi melalui penelitian lapangan

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jiic

Publisher

Subject

Religion Decision Sciences, Operations Research & Management Economics, Econometrics & Finance Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

Jurnal Intelek Insan Cendikia (JIIC) adalah jurnal MULTI DISIPLIN ILMU. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dari seluruh bidang ilmu, seperti : keagamaan, pendidikan, ekonomi, sosial, kesehatan, hukum, manajemen, dan seluruh bidang keilmuan ...