Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 4 Kelurahan Paruga STIE Bima di Lembaga Pendidikan Inklusi PGTK Kusuma Bangsa, Kota Bima, di bawah arahan dosen pembimbing lapangan. Lembaga ini melayani kelompok reguler usia 2–6 tahun dan kelompok tunalaras/tunagrahita usia 2–9 tahun, sehingga pembelajarannya menuntut fleksibilitas yang lebih tinggi dibandingkan satuan PAUD pada umumnya. Program berlangsung dalam 13 pertemuan pada Selasa 4–26 Agustus 2026 dengan empat kegiatan: pengenalan huruf abjad, menggambar, mewarnai, dan bermain. Setiap pertemuan melibatkan enam mahasiswa secara bergilir sebagai pendamping kelompok kecil. Pelaksanaan meliputi observasi awal, perencanaan bersama guru, pelaksanaan pembelajaran, dan refleksi pascakegiatan. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa anak dari kelompok reguler maupun kelompok berkebutuhan khusus dapat dilibatkan dalam keempat kegiatan ketika dilayani dalam kelompok kecil, dengan koreksi dan penguatan diberikan langsung oleh pendamping, sedangkan perubahan perkembangan yang menetap belum dapat disimpulkan dari program berdurasi singkat ini. Kegiatan ini memperlihatkan bahwa rasio pendamping yang lebih rapat menjadi prasyarat praktis bagi pembelajaran terdiferensiasi di kelas inklusif dengan keragaman kebutuhan yang tinggi.
Copyrights © 2026