AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui manakah yang memberikan prestasi belajar matematika lebih baik pada model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) dengan pendekatan saintifik, pada siswa dengan Adversity Quotient (AQ) tipe climber, camper, dan quitter pada materi pokok Himpunan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental semu. Populasinya adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri di Kabupaten Ngawi tahun pelajaran 2017/2018. Teknik pengambilan sampel menggunakan stratified cluster random sampling, sehingga diperoleh siswa pada SMP Negeri 1 Jogorogo, SMP Negeri 2 Paron, danĀ SMP Negeri 2 Ngrambe sebagai sampel penelitian sebanyak 80 siswa. Instrumen pengumpulan data menggunakan tes prestasi belajar dan angket Adversity Quotient (AQ). Pengujian hipotesis menggunakan analisis variansi (anava) satu jalan sel tak sama. Kesimpulan penelitian ini adalah model pembelajaran kooperatif tipe GI dengan pendekatan saintifik pada siswa dengan AQ tipe climber memberikan prestasi belajar matematika lebih baik dibandingkan dengan siswa dengan AQ tipe camper dan quitter, serta prestasi belajar matematika siswa dengan AQ tipe camper sama baiknya dengan siswa dengan AQ tipe quitter dalam memberikan prestasi belajar matematika pada materi pokok himpunan.Kata kunci: group investigation, adversity quotient, pendekatan saintifik
Copyrights © 2018