Kualitas dan kesegaran telur merupakan parameter penting dalam industri pangan, namun metode acuan seperti Haugh Unit (HU) dan analisis kimiawi bersifat destruktif, memakan waktu, dan tidak efisien untuk inspeksi massal, sedangkan teknologi hyperspectral imaging (HSI) akurat tetapi berbiaya sangat tinggi. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem candling sederhana dua arah (vertikal dan horizontal) berbasis LED sebagai solusi ekonomis untuk mengklasifikasikan tingkat kesegaran telur ayam Brown hybrid menggunakan Vision Transformer (ViT), dengan penekanan pada keandalan model, bukan sekadar akurasi. Citra diakuisisi selama 30 hari pada dua orientasi; kontribusi metodologis utama meliputi pembagian data per-telur untuk mencegah kebocoran identitas, evaluasi keandalan melalui uji oklusi dan attention rollout, serta perbandingan keandalan antarorientasi. Hasil menunjukkan bahwa pada resolusi harian model cenderung mengeksploitasi artefak kilau sehingga klasifikasi usia harian tidak dapat dipertanggungjawabkan secara biologis. Setelah target disederhanakan menjadi tiga tingkat kesegaran (segar, sedang, mulai menurun) dengan data dibatasi pada satu periode akuisisi konsisten, ketergantungan pada artefak berkurang: degradasi pada uji oklusi menjadi landai dan atensi model bergeser ke tubuh telur, dengan akurasi hingga 0,951 dan makro-F1 0,952. Penelitian ini menegaskan bahwa sistem candling dua arah berbasis ViT berpotensi sebagai alat inspeksi nondestruktif berbiaya rendah, dengan catatan validitas model harus diverifikasi melalui analisis keandalan.
Copyrights © 2026