Masyarakat nelayan Tanjung Sebauk, Kelurahan Senggarang, memiliki potensi melimpah hasil tangkapan ikan selangat, namun pengolahannya terkendala metode penjemuran matahari konvensional yang membutuhkan waktu 2–3 hari dan sangat bergantung cuaca. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan keterampilan mitra melalui penerapan teknologi tepat guna berupa oven pengering otomatis berbasis gas LPG berkapasitas 30 kg dengan sistem pengontrol waktu otomatis. Program ini dilaksanakan bersama Koperasi Usaha Nelayan Tanjung Sebauk menggunakan metode Asset-Based Community Development (ABCD) yang mencakup tahap analisis situasi, instalasi teknologi, pelatihan, pendampingan, hingga monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan efisiensi yang signifikan, di mana waktu pengeringan produk kerupuk ikan selangat berhasil dipangkas secara drastis dari 2–3 hari menjadi hanya sekitar 2 jam. Selain itu, penggunaan kompartemen oven yang tertutup rapat mampu meningkatkan higienitas produk karena terbebas dari kontaminasi lingkungan luar serta menjamin kontinuitas produksi tanpa ketergantungan cuaca. Penerapan teknologi ini berhasil mengoptimalkan hilirisasi produk perikanan bernilai tambah dan memperkuat kemandirian ekonomi koperasi nelayan secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026