JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS
Vol 14 No 4 (2026): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS

Community Structure of  Micromollusks in Seagrass Habitats and Adjacent Non-Seagrass Substrates in Budo Village

Keyzia P. Rotinsulu (Universitas Sam Ratulangi)
Noldy G.F. Mamangkey (Universitas Sam Ratulangi)
Indri S. Manembu (Universitas Sam Ratulangi)
Chatrien A.L. Sinjal (Universitas Sam Ratulangi)
Kurniati Kemer (Universitas Sam Ratulangi)
Erly Y. Kaligis (Universitas Sam Ratulangi)



Article Info

Publish Date
17 Oct 2025

Abstract

Micromollusks are mollusks measuring less than 5 mm and play an important role in coastal ecosystems, including seagrass ecosystems. This study aimed to identify micromollusk species and analyze their ecological parameters in the seagrass beds of Budo Village. Sampling was conducted using a random sampling method in seagrass beds and non-seagrass substrates using 10 × 10 cm quadrats at a depth of 5 cm. Sampling was carried out 10 times within a 100 × 100 cm quadrat. Sediment samples were sieved using a 1 mm mesh sieve. The retained samples were identified using a stereo microscope, then counted and analyzed based on ecological indices. The results showed that 38 species belonging to 26 families were identified, with varying species densities. The density of micromollusks in both seagrass beds and non-seagrass substrates was categorized as good. The diversity index in both habitats was classified as moderate. The evenness index in seagrass beds was classified as high, whereas in non-seagrass substrates it was classified as moderate. The dominance index in seagrass beds was low, while in non-seagrass substrates it was moderate. This indicates the presence of a dominant species in two replicates, namely Smaragdia sp. Keywords: micromollusks, seagrass beds, ecological indices, species diversity, Budo Village   Abstrak Mikromoluska adalah moluska berukuran kurang dari 5 mm yang memiliki peran penting dalam ekosistem pesisir, termasuk ekosistem lamun. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis mikromoluska serta menganalisis parameter ekologinya pada habitat padang lamun dan substrat luar lamun di Desa Budo. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode random sampling pada substrat luar lamun dan padang lamun menggunakan kuadrat berukuran 10 × 10 cm dengan kedalaman 5 cm. Pengambilan sampel dilakukan sebanyak 10 kali di dalam kuadrat 100 × 100 cm. Sampel sedimen kemudian disaring menggunakan ayakan berukuran 1 mm. Organisme yang tertahan diayak diidentifikasi menggunakan mikroskop stereo, kemudian dihitung dan dianalisis berdasarkan indeks ekologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 38 spesies yang termasuk dalam 26 famili dengan kepadatan jenis yang bervariasi. Kepadatan jenis mikromoluska pada padang lamun dan substrat luar lamun tergolong baik. Indeks keanekaragaman pada kedua habitat tergolong sedang. Indeks keseragaman pada padang lamun termasuk kategori tinggi, sedangkan pada substrat luar lamun termasuk kategori sedang. Indeks dominansi pada padang lamun tergolong rendah, sementara pada substrat luar lamun tergolong sedang. Hal ini menunjukkan adanya spesies yang mendominasi pada dua kali pengulangan, yaitu Smaragdia sp. Kata Kunci: mikromoluska, padang lamun, indeks ekologi, keanekaragaman spesies, Desa Budo  

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jplt

Publisher

Subject

Earth & Planetary Sciences

Description

Jurnal Pesisir dan Laut Tropis mewadahi kajian-kajian ilmiah dalam bidang bio-ekologi pesisir dan laut, hidro-oesanografi dan morfologi pesisir, toksikologi dan farmasitika, kajian substansi kimiawi biota dan perkembangan bioteknologi kelautan lainnya, di lingkup pesisir dan laut di daerah tropis. ...