Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan finansial dari usaha peternakan kambing yang dijalankan oleh Peternakan Kandang Hijau Makmur di Jalan Purwodadi, Kelurahan Lempake, Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan deskriptif dan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan parameter kelayakan finansial yaitu Revenue Cost Ratio, Payback Period, dan Return on Investment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha peternakan ini layak untuk dijalankan secara finansial. Nilai R/C Ratio sebesar 18,7 mengindikasikan bahwa setiap pengeluaran sebesar Rp1 menghasilkan penerimaan sebesar Rp18,7. Payback Period tercapai dalam waktu 2 tahun 7 bulan 29 hari, yang menunjukkan bahwa modal investasi dapat kembali dalam jangka waktu menengah. Namun, nilai Return on Investment yang diperoleh relatif rendah, yaitu sebesar 0,05%. Rendahnya Return On Investment ini terutama disebabkan oleh fluktuasi penjualan, dimana pada bulan Juli tidak terjadi penjualan kambing, sehingga pendapatan hanya bersumber dari penjualan feses. Kurangnya pemahaman finansial juga membuat peternak sulit melakukan diversifikasi produk, menghitung potensi keuntungan, dan merancang strategi pemasaran yang sesuai. Oleh karena itu, peningkatan pengetahuan finansial menjadi faktor penting agar calon peternak memiliki acuan yang jelas dalam memulai usaha ternak kambing secara rasional, efisien, dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026