Latar Belakang : Anak mengalami pertumbuhan dan perkembangan sejak ia lahir sampai mencapai usiadewasa. Salah satu tugas perkembangan adalah membentuk kemandirian, kedisiplinan, dan kepekaan emosipada anak. Toilet training merupakan salah satu tugas perkembangan anak pada usia toddler. Berdasarkantemuan awal secara survey di PAUD Lembaga Pemberdayaan Perempuan Dan Anak (LPA) YayasanMujahidin, ditemukan bahwa ada sekitar 10 anak dari 20 orang anak di dalam satu kelas yang masihmemakai diapers dan belum bisa mengontrol rasa ingin berkemih. Dari masalah yang ada diatas perlu diadakannya penelitian terkait adakah hubungan pola asuh orang tua terhadap pelaksanaan toilet trainingpada anak di PAUD Lembaga Pemberdayaan Perempuan Dan Anak (LPA) Yayasan Mujahidin.Tujuan mengetahui hubungan pola asuh orang tua terhadap pelaksanaan toilet training pada anak diPAUD Lembaga Pemberdayaan Perempuan Dan Anak (LPA) Yayasan Mujahidin. Metode Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan adalahanalitik observasional dengan pendekatan cross sectional, jumlah sampel 52 responden denganProportional Stratified Random Sampling. Jumlah sampel di tiga kelas PAUD masing "“ masing yaitu,Kelompok Nisrina sebanyak 17 anak, Kelompok Aqhuwanun sebanyak 17 anak, dan Kelompok Idzuurasebanyak 18 anak. Penelitian ini menggunakan uji statistik Non Parametrik yaitu Chi Square denganp0,05. Hasil : Responden dengan pola asuh demokrasi sebanyak 25 responden, otoriter sebanyak 16 responden,permisif sebanyak 9 responden. Mayoritas responden menerapkan pola asuh yang memiliki anak dengantoilet training baik demokrasi yaitu 12 anak (42,86%), otoriter 9 anak (32,14%), permisif 7 anak (25%).Responden dengan pola asuh demokrasi yang memiliki anak dengan toilet training buruk 13 anak(54,17%), responden dengan pola asuh otoriter yang memiliki anak dengan toilet training buruk 7 anak(29,17%), responden dengan pola asuh permisif yang memiliki anak dengan toilet training buruk 4 anak(16,67%). Sehingga didapatkan nilai p sebesar 1,000 (p=0,05) melalui uji analisa data KolmogorovSmirnov.Kesimpulan tidak ada hubungan antara pola asuh orang tua terhadap pelaksanaan toilet training pada anakdi PAUD Lembaga Pemberdayaan Perempuan dan Anak Yayasan Mujahidin. Ada faktor-faktor lain yangdapat menjadi kontributor penyebab keberhasilan toilet training anak usia toddler.Kata kunci : Toilet Training, Pola asuh orang tua, Anak, Toddler 1. Mahasiswa2. Perawat di RSUD Dr. Soedarso Pontianak3. Dosen
Copyrights © 2015