Suatu penambangan terbuka batubara pada prinsipnya adalah menggali material overburden untukmendapatkan batubara, karena itu dibutuhkan suatu tempat penimbunan yang disebut sebagai disposalarea. Namun, jika tanpa perencanaan dengan baik, area disposal ini dapat mengalami keruntuhan yangdapat mengganggu jalanya operasi penambangan. Karena itu dibutuhkan suatu kajian untuk mengetahuikemampuan tanah disposal dalam menampung material timbunan. Penelitian ini dilakukan untukmengetahui daya dukung tanah yang dijadikan sebagai tempat penimbunan. Lokasi penelitian berada padasalah satu area penambangan batubara di Desa Purwajaya, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten KutaiKartanegara. Metode penelitian terdiri dari pengambilan tiga sampel tanah tak terganggu untuk materialdisposal, selanjutnya analisis laboratorium untuk mendapatkan parameter fisik dan mekanik tanah,kemudian perhitungan nilai daya dukung menggunakan rumus Terzaghi (1984). Hasl yang diperoleh yaitupada area disposal, memiliki nilai daya dukung sebesar 90,229 T/m², sementara untuk material disposalitu sendiri memiliki nilai daya dukung sebesar 99,229 T/m², sedangkan daya dukung materialtimbunannya memiliki nilai qa sebesar 15,969 T/m², 16,430 T/m² dan 19,233 T/m². untuk ketinggian maksimum material timbunan yang dapat ditampung area disposal agar tidak mengalamikeruntuhan ialah 43,5 meter.
Copyrights © 2018