Jurnal Orientasi Baru
VOLUME 19, NOMOR 01, APRIL 2010

Aspects of Pilgrimage to The Cemetery of Father Sanjaya in Muntilan

Yoachim, Agus Tridiatno (Unknown)



Article Info

Publish Date
16 Jul 2018

Abstract

Ada tiga hal penting yang pantas disebutkan berkaitan dengan praktik “Berziarah ke makam Romo Sanjaya”. Pertama, praktik berziarah ke makam Romo Sanjaya merupakan bentuk penghayatan keagamaan populer (popular religiosity). Kedua, praktik tersebut merupakan bentuk devosi yang diajarkan oleh Gereja Katolik. Ketiga, praktik itu merupakan salah satu usaha untuk menghidupkan “kenangan bersama” (collective memory) akan pokok-pokok iman para peziarah. Praktik berziarah ke makam Romo Sanjaya merupakan bentuk devosi Katolik yang didasarkan pada ajaran Gereja, dan bukan pertama-tama didasarkan pemahaman budaya Jawa tentang tradisi “nyekar,” meski pengaruh tradisi Jawa itu tentu ada. Devosi yang melibatkan aspek emosi yang hangat itu selanjutnya akan mendorong umat untuk berliturgi, terutama perayaan Ekaristi, secara lebih hidup. Perayaan Ekaristi mendorong umat untuk memperdalam maknanya di dalam devosi. Berdoa di makam Romo Sanjaya yang dipercaya sebagai orang kudus merupakan praktik devosi itu. Dalam devosi tersebut, umat menggali “kenangan bersama” (collective memory) akan pokok-pokok iman mereka.

Copyrights © 2010






Journal Info

Abbrev

job

Publisher

Subject

Religion Social Sciences

Description

Orientasi Baru adalah Jurnal ilmiah yang bertujuan menyampaikan pemikiran-pemikiran kritis yang dapat memberi inspirasi dan arah baru bagi kehidupan Gereja dan masyarakat Indonesia di tengah kemajemukan budaya dan agama dalam diskusi bidang filsafat, teologi ataupun ilmu-ilmu terkait dalam bentuk ...