Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh ekstrak Glycine max (L.) Merr. varietas Argomulyo yang dibuat secara maserasi kinetik menggunakan pelarut metanol 90% terhadap kadar Pb dalam darah dan gambaran histologi hepar mencit yang terintoksikasi timbal dengan pembanding vitamin C. Pengujian dilakukan pada 25 ekor mencit jantan, yang dibagi kedalam lima kelompok yaitu plasebo, kontrol negatif, kontrol positif, uji dan pembanding. Semua kelompok diadaptasikan selama tujuh hari. Setelah itu diintoksikasi Pb dosis 25 mg/kg BB kecuali kelompok plasebo dan kontrol positif yang hanya diberi aquadem selama tujuh hari. Setelah proses intoksikasi dilanjutkan pemberian ekstrak Glycine max (L.) Merr. varietas Argomulyo dosis 6,45 mg ekstrak/mL pada kelompok kontrol positif dan 7,17 mg ekstrak/mL pada kelompok uji, vitamin C dosis 64 mg/kg BB pada kelompok pembanding, aquadem pada kelompok plasebo dan mucilago CMC Na 0,5% pada kelompok kontrol negatif selama tujuh hari. Dari hasil penelitian diperoleh ekstrak Glycine max (L.) Merr. varietas Argomulyo tidak efektif dalam menurunkan kadar Pb darah mencit yang telah terintoksikasi Pb namun ekstrak Glycine max (L.) Merr. varietas Argomulyo efektif dalam mengurangi kerusakan sel hepar mencit yang telah terintoksikasi Pb dibandingkan dengan vitamin C.
Copyrights © 2018