Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah apakah penggunaan model complete sentence dapat meningkatkan hasil belajar listening siswa. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar menyimak (listening) bahasa Inggris siswa kelas IX SMPN 2 Tolitoli dengan menggunakan model complete sentence. Rancangan penelitian ini mengacu pada model penelitian tindakan kelas oleh Kemmis dan MC Taggart yang dikemukakan oleh IGAK Wardhani, yang terdiri dari 4 komponen yaitu (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi, (4) refleksi. Berdasarkan pembahasan hasil penelitian tersebut diatas, maka ditarik kesimpulan sebagai berikut : Jumlah siswa yang mengalami peningkatan hasil belajar listening (menyimak) adalah penuh, yaitu semua siswa mengalami peningkatan, walaupun ada yang belum memenuhi batas ketuntasan belajar minimal. Pada siklus I terdapat hanya 15 orang siswa (53,42%) yang memenuhi Standar Ketuntasan Belajar Minimal (SKBM), sedangkan pada siklus 2 terdapat 25 orang siswa (75,00%) yang memenuhi SKBM. Rata ârata persentase peningkatan yang dialami siswa mencapai 91,72%.  Kata kunci: Model Complete Sentence, Listening, Hasil Belajar.
Copyrights © 2016