SIPATAHOENAN
Vol 1, No 2 (2015)

Analisis Dimensi dan Indikator Indeks Pembangunan Kepemudaan di Indonesia

Sukmawijaya, Esa (Unknown)



Article Info

Publish Date
08 Sep 2016

Abstract

INTISARI: Secara legal-formal, pembangunan kepemudaan di Indonesia merujuk pada Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan. Segera setelah undang-undang ini lahir, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional melakukan kajian pada tahun 2009, yang antara lain menyimpulkan kenyataan tentang masih tumpang-tindihnya program kepemudaan di beberapa Kementerian dan/atau Lembaga di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dimensi dan indikator pembangunan kepemudaan di Indonesia dalam kaitannya dengan perumusan Indeks Pembangunan Kepemudaan. Merujuk pada referensi indikator pembangunan kepemudaan dari PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa), direkomendasikan 6 dimensi dan 64 indikator pembangunan kepemudaan. Selanjutnya, dalam studi ini diperoleh 4 dimensi inti dan 8 indikator inti yang dirumuskan kedalam Indeks Pembangunan Kepemudaan sebagai alat ukur keberhasilan pembangunan kepemudaan di Indonesia. Pengukuran indeks dilakukan secara nasional untuk menganalisis implementasi kebijakan pembangunan. Selain itu, melalui pengukuran indeks dapat diketahui pula peran dimensi dan indikator terhadap tingkat keberhasilan pembangunan, sehingga menjadi bahan evaluasi yang spesifik dan terarah dalam menata pembangunan kepemudaan selanjutnya. Pembangunan di sini bukan hanya bermakna bagi optimalisasi peningkatan peran atau partisipasi pemuda dalam pembangunan berdasarkan potensi yang dimiliki, namun juga bermakna dalam konteks penyiapan masa depan bangsa Indonesia yang cerah.KATA KUNCI: Indikator Pembangunan; Pemuda Indonesia; Pembangunan Kepemudaan; Kementerian Pemuda dan Olahraga; Indeks Pembangunan Manusia. ABSTRACT: “An Analysis on Youth Development Index and its Dimensions in Indonesia”. Legally formal, the youth development in Indonesia refers to Law No.40 of 2009 on Youth. Soon after the birth of this law, the National Development Planning Agency conducted a study in 2009, which among other things concluded still overlapping realities of youth programs in some Ministries and/or Institutions in Indonesia. The aim of this study is to identify the dimensions and indicators of youth development in Indonesia related to formulate the Youth Development Index. Based on the indicator reference of youth development from the UN (United Nations), recommended items are 6 dimensions and 64 indicators of youth development outcomes. Furthermore, from this study was gained 4 core dimensions and 8 core indicators that have been formulated to contribute the Youth Development Index successfully in Indonesia. Measurements of index were conducted nationwide to analyze the implementation of development policies. In addition, through measuring index can be determined also the role of dimensions and indicators towards the success rate of development, so that it becomes the subject of specific evaluation and direction in managing the development of youth next. The development in this context is not only meaning to optimizing or increasing the role of youth participation in development based on their potentials, but also meaning in the context of preparing the bright future of Indonesia.KEY WORD: Development Indicator; Indonesian Youth; Youth Development; Ministry of Youth and Sports; Human Development Index.About the Author: Esa Sukmawijaya, M.Si. adalah Kepala Bidang Pengembangan pada ASDEP (Asisten Deputi) Peningkatan Sumber Daya Pemuda, Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda KEMENPORA RI (Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia), Jalan Gerbang Pemuda No.3 Senayan, Jakarta 10270, Indonesia. Alamat emel: esajaya@yahoo.comHow to cite this article? Sukmawijaya, Esa. (2015). “Analisis Dimensi dan Indikator Indeks Pembangunan Kepemudaan di Indonesia” in SIPATAHOENAN: South-East Asian Journal for Youth, Sports & Health Education, Vol.1(2) October, pp.165-188. Bandung, Indonesia: Minda Masagi Press, APAKSI Bandung, and KEMENPORA RI Jakarta, ISSN 2407-7348.Chronicle of the article: Accepted (September 12, 2015); Revised (October 15, 2015); and Published (October 28, 2015).

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

sipatahoenan

Publisher

Subject

Arts Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

This journal, with ISSN 2407-7348, was firstly published on April 21, 2015, in the context to commemorate the Kartini (Women Figure)’s Day in Indonesia. The SIPATAHOENAN journal has been organized by the Central Executive Board of APAKSI (Association of All Indonesian Sports’ Experts ...