INSANCITA
Vol 2, No 1 (2017)

Konsep Al-Khizy Menurut Al-Qur’an dan Al-Sunnah: Faktor dan Langkah Mengatasinya

Yusuff, Mohd Sholeh bin Sheh (Unknown)



Article Info

Publish Date
18 Apr 2017

Abstract

ABSTRAKSI: Kajian ini menghuraikan pengertian “al-Khizy” yang terkandung di dalam Al-Qur’an dari perspektif yang lebih luas. “Al-Khizy” yang berupa banjir, ribut, gempa bumi, dan sebagainya selalu dianggap sebagai bencana alam. Pada hal ia merupakan hukuman Allah SWT (Subhanahu Wa-Ta’ala) disebabkan perbuatan manusia itu sendiri. Kajian ini bertujuan menjelaskan pengertian “al-Khizy” menurut Al-Qur’an dan Al-Sunnah, dan faktor-faktor ia berlaku. Selain itu, ia juga mengemukakan sikap dan tindakan sewajarnya yang harus diambil oleh manusia, khususnya orang yang beriman, dalam menghadapi sebarang bentuk “al-Khizy”. Penghuraian dan perbahasan terhadap kesalahfahaman yang berkaitan dengan konsep “al-Khizy” diambil daripada pandangan para ulama tafsir dan Hadith yang membincangkannya. Kajian kepustakaan ini menggunakan kaedah deskriptif dan historika. Hasil kajian mendapati bahawa “al-Khizy”, yang dinyatakan di dalam Al-Qur’an dan Al-Sunnah, merupakan hukuman dari Allah SWT yang ditimpakan kepada manusia disebabkan dosa-dosa mereka. Melihat kepada keluarbiasaan dan kehebatan impaknya, ia tidak boleh dianggap sebagai bencana alam semata-mata, tetapi ia adalah dari Yang Maha Kuasa, iaitu Allah SWT. Kedua-dua ciri ini dijelaskan di dalam Al-Qur’an dan Al-Sunnah sebagai “al-Khizy”, dan secara saintifiknya juga ia tidak dikenali sebagai bencana alam semata-mata.KATA KUNCI: Pengertian al-Khizy; Dianggap sebagai Bencana Alam; Hukuman dari Allah; Dosa Manusia; Menghadapi Sebarang al-Khizy.ABSTRACT: “Concept of Al-Khizy According to the Al-Quran and Al-Sunnah: Factors and Measures to Handle it”. This study addresses the terminology and connotation of the Qur’anic word of “al-Khizy” that commonly refers to flood, storm, earthquake, and so on, but they seem to mistakenly be identified as merely enviromental calamities. However, according to the Al-Qur’an, they are part of the punishment of Allah for human misdeeds. This study aims at clarifying the Qur’anic term (al-Khizy) from any misunderstanding or misinterpretation and bringing it back to the Qur’anic evidence and al-Sunnah that clearly mention the causes of its happening. In addition, it also puts forward appropriate attitude and action to be taken by people, especially those who believe, in the face of any form of “al-Khizy”. The discussion of common misunderstanding or ignorance of the Qur’anic term of “al-Khizy” and the attempt to bring it around are supported with the views of Muslim schoolars of Qur’anic exegisis and Hadith, who are interested in the term. This study is made possible by library research that is focused on descriptive and historical analyses. The finding is that “al-Khizy” refers to the retribution of Allah upon mankind for their misdeeds. Having considered its unpredictablity and the vastness of its impact, it is not possibily referred as natural disaster, rather it comes from the Supernatural Being, i.e. Allah. The unpredictability and the vastness are clearly mentioned in several places of the Al-Qur’an as the main features of “al-Khizy”, whereas both features have so far scientifically been identified part of natural disaster or phenomena.KEY WORD: Terminology of al-Khizy; Identified as Environmental Calamities; Punishment of Allah; Human Misdeeds; Facing Form of al-Khizy.About the Author: Dr. Mohd Sholeh bin Sheh Yusuff ialah Pensyarah Kanan Kulliyyah Al-Qur’an dan Al-Sunnah, Kolej Universiti Insaniah, 09300 Kuala Ketil, Kedah, Malaysia. Bagi urusan sebarang akademik, penulis boleh dihubungi secara terus melalui alamat emel di: mohdsholeh@insaniah.edu.myHow to cite this article? Yusuff, Mohd Sholeh bin Sheh. (2017). “Konsep Al-Khizy Menurut Al-Qur’an dan Al-Sunnah: Faktor dan Langkah Mengatasinya” in INSANCITA: Journal of Islamic Studies in Indonesia and Southeast Asia, Vol.2(1), February, pp.31-42. Bandung, Indonesia: Minda Masagi Press owned by ASPENSI, ISSN 2443-1776. Chronicle of the article: Accepted (December 19, 2016); Revised (January 20, 2017); and Published (February 27, 2017).

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

insancita

Publisher

Subject

Arts Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

INSANCITA: Journal of Islamic Studies in Indonesia and Southeast Asia. This journal, with ISSN 2443-2776, was firstly published on February 5, 2016, in the context to commemorate the anniversary of HMI (Himpunan Mahasiswa Islam or Association of Islamic College’s Students) in Indonesia. The ...