Bahan aktif yang digunakan untuk kosmetik pencerah kulit salah satunya adalah vitamin E asetat dan minyak dedak karena mempunyai aktifitas antioksidan yang tinggi. Untuk meningkatkan penetrasi bahan aktif tersebut, dibuat dalam bentuk nanoemulsi. Salah satu komponen yang paling penting pada nanoemulsi adalah surfaktan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi surfaktan terhadap karakter fisik berat jenis, viskositas, sifat alir, persen transmitan, ukuran droplet dan pH nanoemulsi pencerah kulit. Pada penelitian ini mennggunakan PEG-40 Hydrogenated Castor Oil sebagai surfaktan dan sorbitan monooleat sebagai co-surfaktan, dengan HLB 11,3. Formula 1,2,3 menggunakan surfaktan dan co-surfaktan secara berurutan 15%, 10%, 5%. Pembuatan nanoemulsi dilakukan dengan metode energi tinggi dengan alat highshear stirring. Hasil penelitian ini menunjukkan dari ketiga formula F1, F2 dan F3 tidak ada perbedaan karakter fisik berat jenis, viskositas, sifat alir dan pH. Tetapi ada perbedaan karakter persen transmitan dan ukuran droplet. Hanya formula 1 yang menghasilkan ukuran droplet yang memenuhi syarat nanoemulsi yaitu 53,53 ± 1,14 nm.
Copyrights © 2018