Berkala Arkeologi
Vol 5 No 1 (1984)

MASA DEPAN ARKEOLOGI BAWAH AIR DI INDONESIA

Harry Widianto (Balai Arkeologi Yogyakarta)
Lucas Partanda Koestoro (Balai Arkeologi Daerah Istimewa Yogyakarta)



Article Info

Publish Date
30 Mar 1984

Abstract

Perkembangan arkeologi sebagai suatu ilmu yang mempelajari kehidupanmasa silam berdasarkan benda-benda yang ditinggalkan, telah mengalamikemajuan pesat sejak abad 19. Bermula dari minat yang menimbulkanpengkoleksian benda-benda arkeologis, yang berakhir dengan usahauntuk mengungkap beberapa aspek yang mellputi benda tadi, antara lainjenis, fungsi, periode dan sebagainya. Langkah seperti ini mulai terlihatjelas pacrd tahun 1836, ketika J .C Thomsen~ kurator dari Museum Nasional Copenhagen, memperkenalkan Sistem Tiga. iaman (Three Ages ·system) bagi benda-benda hasil koleksinya. Klasifikasi tersebut didasarkan pada bahan dasar, yaitu batu, perunggu dan. besi (Soejono, 1976: 4). Kemudian disusul dengan langkah berikutnya yang lebih terarah, sehingga dalam waktu singkat, Ilmu Arkeologi telah mengalami proses pematangan. Konsekwensi logis dari proses tadi adalah tuntutan metode kerja yang sistematis bagi ilmu ini, seperti yang dinyatakan oleh Fagan sebagai berikut: ''We have talked of Archaeology as a discipline,_a label diliberately chosen because it fits well. The methods of archaeological research imply disicipline--accurate recording. precise excavation, using scientific methode, and detail analysis in the laboratory (Fagan, 1975:7)

Copyrights © 1984






Journal Info

Abbrev

berkalaarkeologi

Publisher

Subject

Earth & Planetary Sciences

Description

We are a journal on archaeology published by Balai Arkeologi Yogyakarta every May and November each year. This journal seek to promote and shares research results and ideas on archaeology to the public. We covers original research results, ideas, theories, or other scientific works from the ...