Pelaksanaan pembelajaran sejarah kontroversi dibutuhkan untuk meningkatkan pemahaman siswa dan juga menumbuhkan penalaran kritis pada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan tentang identifikasi guru terhadap materi kontroversi, mengetahui model pembelajaran sejarah yang digunakan guru, mendeskripsikan persepsi siswa terhadap materi sejarah kontroversi dalam membentuk penalaran kritis siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 1 Pekalongan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan beberapa teknik yaitu wawancara mendalam, pengamatan/observasi, dan kajian dokumen. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa peserta didik memiliki penilaian serta pandangan yang positif terhadap pembelajaran sejarah dengan materi kontroversi.
Implementation of learning the controversial history is needed to improve student understanding and grow critical reasoning in students. This study aimed to describe about the identification of teachers to controversial material, to know historical learning model used by teachers, and to descrobe studentâs perception of the material history of controversy in shaping studentâs critical reasoning. This study uses descriptive qualitative method. The study was conducted in SMA Negeri 1 Pekalongan. Data collection techniques in this study using techniques that depth interviews, observation and document review. These results indicate that Students have an assessment and positive view of the teaching of history with controversial material.
Copyrights © 2016