Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan Maleat Anhidrat (MAH) pada proses grafting polipaduan LOPE-Pati. Dalam penelitian ini digunakan LOPE-Pati dengan perbandingan 80/20  dan 70/30 phr, Maleat Anhidrat (MAH) dan Oycumyl Peroxide (OCP). Fungsi dari Maleat Anhidrat (MAH) adalah untuk menaikkan  kompatibilitas  antara  matriks  dan  filler,  sedangkan  Oycumyl Peroxide  (OCP) berperan  sebagai inisiator pada reaksi maleisasi antara rantai LOPE dan MAH. Penambahan MAH sebagai kompatibiliser divariasi yaitu : 3; 4, 5 dan 6 % . Proses blending dilakukan dalam rheocomix 3000 merk Haake pada suhu 170 "C, kecepatan  putar 60  rpm  selama  6 menit.  LOPE tergrafting  diuji  sifat fisika  dibandingkan  Jl S Z  1702-1986 (Polyethylene Film for Packaging) dan uji morfologi antara lain SEM dan FTIR. Hasil penelitan menunjukkan berdasarkan data spektroskopi IR, muncul puncak-puncak pada bilangan 1714 cm -1 (C=O) dan 2918-2921 cm-1 (CH2) mengindikasikan  bahwa Maleat Anhidrat  (MAH) telah  sukses tergrafting  pada  LOPE. Semakin  besar penambahan MAH maka LOPE-Pati tergrafting semakin kompatibel. Penambahan MAH sampai dengan 4 phr diperoleh kuat tarik tertinggi yaitu 125,6 kg/cm2 dan 144,6 kg/cm2.Kata kunci:  Low Density Polyethylene (LOPE), pati, maleat anhidrat dan dycumyl peroxide.
Copyrights © 2011