Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengantisipasi carapenanganan obat rusak/kadaluarsa yang menyalahi ketentuan yang telah berlaku di Puskemas. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif.Objek penelitian adalah obat rusak/kadaluarsa.Data yang diperoleh kemudian dalam bentuk tabulasi dan dianalisis.Berdasarkan Hasil penelitian yang dilakukan terkait dengan cara penanganan obat rusak/kadaluarsa di Puskesmas Gerung dapat dijelaskan sebagai berikut : Memisahkan dan mengumpulkan obat rusak dari setiap sub unit Puskesmas, Membuat daftar nama obat rusak/kadaluarsa untuk dilaporkan ke Instalasi Farmasi Kabupaten, Membuatkan berita acara pengembalian obat rusak/kadaluarsa. Hasil dari semua data tersebut menunjukkan bahwa,di Puskesmas Gerung terdapat  beberapa  item obat yang kadaluarsa tingkat penggunaannya cenderung lebih kecil sehingga obat menumpuk dan menjadi kadaluarsa sedangkan obat yang yang kondisinya tidak baik atau rusak hal ini berhubungan dengan kondisi penyimpanan obat yang tidak sesuai dan sistem distribusi yang tidak baik. Selain itu adanya obatyang mengalami kadaluarsa pada setiap bulan dipengaruhi oleh sistem penyimpanan yang kurang tepat dan tidak didukung   pencatatan   identitas   obat   yang tidak memadai, sehingga distribusi obat tidak efektif.
Copyrights © 2017