Tujuan utama penjaminan mutu internal sekolah adalah membantu lembaga dalam melakukan perbaikan mutu secara terus-menerus serta evaluasi berkala sebagai early warning system terhadap adanya masalah dan tantangan perubahan dinamisasi mutu dalam lingkungan strategis lembaga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemetaan dan perencanaan peningkatan mutu lembaga dalam siklus penjaminan mutu internal sekolah, serta mengidentifikasi faktor penghambat dan pendukungnya. Metode yang digunakan adalah deskriptif analitis dengan pendekatan kualitatif, studi kasus di SMP DHIS Secondary Lembang, pengumpulan data melalui wawancara, pengamatan dan studi dokumen, pengolahan data menggunakan software NVivo 11. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; Pertama; pemetaan dan perencanaan peningkatan mutu dilaksanakan melalui Evaluasi Program Sekolah berbasis SWOT Analysis dan Balanced Scorecard (BSC). Pemetaan mutu dilakukan melalui evaluasi kinerja sebagai proses evaluasi strategi dalam manajemen strategik dengan mengembangankan instrumen evaluasi program sekolah berbasis BSC; Kedua; Perencanaan peningkatan mutu sebagai proses formulation strategic dilakukan melalui analisis lingkungan strategis menggunakan SWOT Anysis dan Balanced Scorecard. Ketiga; Faktor penghambat utama yaitu dalam pengelolaan data dan penggunaan SWOT dan BSC secara terpisah. Faktor pendukung utama adalah dukungan manajemen puncak dalam pengembangan model evaluasi dan perencanaan strategis. Rekomendasi penelitian ini adalah penggunaan metode Integrated SWOT Analysis Balanced Scorecard dalam pemetaan dan perencanaan peningkatan mutu internal sekolah.
Copyrights © 2017