Pada umumnya, proses pembelajaran di Sekolah Dasar (SD) masih bersifat klasikal, karena berbagai hai pada saat pembenaran berlangsung siswa kurang memahami materi yang disampaikan guru, sehingga ketika dilakukan ujian berupa tes ulangan mereka memperoleh hasil yang kurang memuaskan. Kurangnya keberhasilan siswa dalam pembelajaran dapat disebabkan oleh dua faktor, yaitu faktor internal dan eksternal. Faktor internal yaitu yang berkaitan dengan siswa adalah suitnya berinteraksi dan berkomunikasi dengan sesame, terutama keb'ka mencoba memecahkan masalah pelajaran yang dianggap suit tingkat pemahamannya dan merekapun enggan bahkan takut untuk bertanya kepada gurunya dengan berbagai alasan. Oleh sebab iu, perlu digunakan kembali proses pembelajaran ketjasama atau yang lebih dikenal dengan CooperatifLeaming. Adapun faWor eksternal yaitu faktor lingkungan dan kebijakan sekolah yang kurang dapat mengakomodr dinamisasi perkembangan anak dan kompleksitas permasalahan pembelajaran pada satuan pendidikan
Copyrights © 2008