Jurnal Pemberdayaan Komunitas
Vol 12, No 1 (2013): Jurnal Pemberdayaan Komunitas

Perbedaan Biaya Produksi dan Produktivitas Bawang Merah Pada Lahan Sawah dan Kering Dengan Sistem Rotasi dan Non Rotasi (Difference Cost Of Shallot Production and Productivity in Paddy and Dry Land with Rotational and Nun Rotational System)

Tonny Hendra Nadeak (Unknown)



Article Info

Publish Date
22 Nov 2016

Abstract

Abstrak Peningkatan dan penurunan produksi bawang merah sering terjadi dari tahun ke tahun, antara lain karena faktor iklim, sarana produksi yang tidak dapat dijangkau petani serta pemeliharaannya yang kurang intensif.  Faktor lain yang tidak langsung adalah pendidikan petani, modal petani, pengalaman petani itu sendiri, tenaga kerja dan peningkatan harga. Salah satu cara dalam upaya meningkatkan produksi adalah rotasi tanaman yang sering dilakukan oleh petani pada lahan sawah dan kering. Kata kunci : biaya produksi, produktivitas, rotasi.   Abstract Increase and decrease in onion productin often occur from year to year, partly because of climatic factors, production facilities can not reach farmers and less maintenance intensive. Another indirectly factor is education of farmers, capital of farmers, the experience of farmers, manpower and increased prices. One way in an effort to increase the production is crop rotation which is often practiced by farmers in paddy fields and dry. Keywords: cost of production, productivity, rotation

Copyrights © 2013