cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pemberdayaan Komunitas
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
Arjuna Subject : -
Articles 31 Documents
Strategi Kebijakan Penanggulangan Kemiskinan di Indonesia (Policy Strategy of Tackling Poverty in Indonesia) Abu Huraerah
Jurnal Pemberdayaan Komunitas Vol 12, No 1 (2013): Jurnal Pemberdayaan Komunitas
Publisher : Jurnal Pemberdayaan Komunitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai suatu masalah yang berdimensi luas, kemiskinan harus dipandang sebagai masalah kompleks atau multi dimensi. Oleh karena itu, pemecahan masalah kemiskinan harus dilakukan melalui pendekatan multi dimensi. Pemerintah sebagai pihak yang paling bertanggung jawab dalam penanggulangan masalah kemiskinan dituntut memiliki komitmen yang kuat, dan pelaksanaan komitmen tersebut perlu menerapkan strategi yang didukung pendekatan multi disiplin. Kecenderungan pemerintah yang hanya memandang kemiskinan sebagai masalah ekonomi semata adalah menjadi salah satu penyebab kegagalan penanganan masalah kemiskinan. Bagaimanapun juga pemecahan masalah kemiskinan bukan sekadar pemberian bantuan dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat miskin. Masyarakat harus dipandang lebih sebagai subyek daripada obyek, dan mereka harus diberi kesempatan mewarnai kebijakan dan strategi penanggulangan kemiskinan. Pemerintah tidak boleh mendominasi perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi penanggulangan kemiskinan, melainkan hanya sebagai fasilitator, sehingga strategi dan pendekatan penanggulangan kemiskinan benar-benar sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat. Kata kunci: kemiskinan, fasilitator, strategi, penanggulangan.   Abstract Poverty is a complex problem , because it has wide dimension. So, the problem solving poverty need to be done through multi approach dimension. Government as party that most take responsibility in poverty problem tackling peosecuted own commitment that is strong, and implementation commitment need to apply strategy that supported by multi approach discipline. Tendency government that only look poverty as economic problem it is become one of problem handling failure cause poverty. However problem solving poverty not just subsidization in framework meet poor need community. Community should be viewed more as subyek of object, and they should granted by chance tint policy and poverty tackling strategy. Government cannot dominate planning,  implementation until poverty tackling evaluation, but only as facilitator, until strategy and really appropriate poverty tackling approach with condition and need community. Keywords: poverty, facilitator, strategy, poverty tackling.
Pengaruh Siaran Transnasional terhadap Perilaku Remaja di Kelurahan Helvetia Tengah Kecamatan Medan Helvetia Kota Medan (Influence Transnational Broadcast to Teenage Behavior in Helvetia Tengah Subdistrict of Medan Helvetia Medan) Matias Siagian
Jurnal Pemberdayaan Komunitas Vol 12, No 1 (2013): Jurnal Pemberdayaan Komunitas
Publisher : Jurnal Pemberdayaan Komunitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Perkembangan teknologi yang begitu cepat antara lain mengakibatkan siaran transnasional telah menjadi bagian hidup dari remaja. Penelitian ini secara khusus mengkaji hubungan antara siaran transnasional terhadap perilaku menyimpang remaja. Populasi penelitian ini adalah remaja yang berusia 13 – 21 tahun, yang berstatus sebagai penduduk Kelurahan Helvetia Tengah Kecamataan Medan Helvetia, Kota Medan, yang memiliki channel televisi kabel, yang dapat mengakses siaran televisi dari banyak negara sehingga sering menonton siaran-siaran yang lebih vulgar, seperti olahraga keras, percintaan dan seks, film kekerasan, yang jarang ada pada siaran televisi nasional.      Hasil analisis data menyimpulkan bahwa aktivitas menonton siaran televisi asing oleh remaja adalah tergolong kategori tinggi, aktivitas melakukan atau menampilkan perilaku menyimpang remaja adalah tergolong kategori tinggi, dan terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas menonton dengan melakukan atau menampilkan perilaku menyimpang. Kata kunci: Siaran transnasional, perilaku menyimpang.   Abstract Technology development that is so fast among others result transnational broadcast has become part live off teenage. This research especially looked into a relationship between transnational broadcast to behavior deviate teenage. This population research is teenage that aged 13 – 21 year, that live in Helvetia Tengah, sub district of Medan Helvetia, Medan city, that own channel cable TV, that can access telecasts from countries wealth until often watch events those are more bawdy, like hard exercise, romances and sex, film violence , that rare is on broadcast national television. Data analysis result conclude that activity watch foreign telecasts by teenage is appertain high category, activity make or featured behavior that deviate  teenage is appertain high category, and occurred by relationship that significant between activity watch by doing or featured behavior that deviate. Keywords: transnational broadcast, behavior that deviate.
Implementasi Program Pembinaan Waria Oleh Lembaga Kasih Rakyat Di Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang (Transsexual Cultivation Program Implementation By Lembaga Kasih Rakyat In Pancur Batu Subdistrict Deli Serdang Regency) Mastauli Siregar
Jurnal Pemberdayaan Komunitas Vol 12, No 1 (2013): Jurnal Pemberdayaan Komunitas
Publisher : Jurnal Pemberdayaan Komunitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pada masyarakat yang mempunyai keteraturan sosial sering memandang hal-hal yang di luar kewajaran sebagai sesuatu yang menyimpang dan melanggar norma. Munculnya waria sebagai fenomena sosial transsexual dianggap sebagai perilaku yang menyimpang oleh masyarakat pada umumnya. Kurangnya kepedulian pemerintah dalam menangani permasalahan waria tersebut, membuat beberapa lembaga yang dikelola oleh pihak swasta turut serta dalam memberikan program pembinaan terhadap waria-waria tersebut. Kata kunci: Implementation, Program, Transsexual Abstract In communities that have a social order often see things out of the ordinary as something deviant and violating norms. Emergence as a social phenomenon transsexual regarded as deviant behavior by society in general. Lack of government awareness to issues such transvestites, making some institutions managed by private parties like the Institute Kasih Rakyat located in Medan city participated in providing training programs for transsexual, transsexual who are in Pancur Batu regency Deli Serdang. The purpose of this research to obtain data and information directly, realistic and objective about the Implementation Program Development transsexual by Institution  Kasih Rakyat. Keywords: Implementation, Program, Transsexual
Studi Komparatif Pemberdayaan Anak Jalanan Pada Pusat Kajian Perlindungan Anak dan Pusat Pendidikan dan Informasi Hak Anak Berlianti Berlianti
Jurnal Pemberdayaan Komunitas Vol 12, No 1 (2013): Jurnal Pemberdayaan Komunitas
Publisher : Jurnal Pemberdayaan Komunitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pemberdayaan anak jalanan pada PKPA dan KKSP memiliki program yang sama jenisnya yaitu dibidang pendidikan non formal dan seni musik namun pada prakteknya pelaksanaannya berbeda. Hal ini disebabkan karena latar belakang anak dampingan pada kedua lembaga sangatlah berbeda. Anak dampingan PKPA seluruhnya masih sekolah dan tinggal bersama orangtua dan sedangkan anak dampingan KKSP mayoritas tidak sekolah dan tidak tinggal bersama orang tua. Kata kunci : Studi komparatif, Pemberdayaan anak jalanan. Abstract Empowerment of street children by PKPA and KKSP have the same type of program that is non-formal education and music, but different implementation in practice. This is because the background of children assisted at both institutions are very different. Child assistance PKPA whole school and still living with parents while majority of children assisted KKSP not school and not living with parents. Keywords : comparative study, Empowerment of street children.
Perbedaan Biaya Produksi dan Produktivitas Bawang Merah Pada Lahan Sawah dan Kering Dengan Sistem Rotasi dan Non Rotasi (Difference Cost Of Shallot Production and Productivity in Paddy and Dry Land with Rotational and Nun Rotational System) Tonny Hendra Nadeak
Jurnal Pemberdayaan Komunitas Vol 12, No 1 (2013): Jurnal Pemberdayaan Komunitas
Publisher : Jurnal Pemberdayaan Komunitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Peningkatan dan penurunan produksi bawang merah sering terjadi dari tahun ke tahun, antara lain karena faktor iklim, sarana produksi yang tidak dapat dijangkau petani serta pemeliharaannya yang kurang intensif.  Faktor lain yang tidak langsung adalah pendidikan petani, modal petani, pengalaman petani itu sendiri, tenaga kerja dan peningkatan harga. Salah satu cara dalam upaya meningkatkan produksi adalah rotasi tanaman yang sering dilakukan oleh petani pada lahan sawah dan kering. Kata kunci : biaya produksi, produktivitas, rotasi.   Abstract Increase and decrease in onion productin often occur from year to year, partly because of climatic factors, production facilities can not reach farmers and less maintenance intensive. Another indirectly factor is education of farmers, capital of farmers, the experience of farmers, manpower and increased prices. One way in an effort to increase the production is crop rotation which is often practiced by farmers in paddy fields and dry. Keywords: cost of production, productivity, rotation
Kebijakan Profesionalisme Pekerja Sosial (Professionalism of Social Worker Policy) Sahawiah Abdullah
Jurnal Pemberdayaan Komunitas Vol 12, No 1 (2013): Jurnal Pemberdayaan Komunitas
Publisher : Jurnal Pemberdayaan Komunitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Artikel ini menjelaskan  persoalan utama terkait dengan kebijakan profesionalisme pekerja sosial. Pada bagian ini, akan dibahas rumusan substansial kebijakan tentang profesionalisme pekerja sosial berkaitan dengan hal-hal sebagai berikut, yaitu: mandat konstitusional tentang keadilan sosial,  pekerjaan sosial sebagai profesi, konsep pekerja sosial yang profesional, kualifikasi pekerja sosial profesional, pengembangan profesi pekerjaan sosial,  kompetensi pekerja sosial, sertifikasi pekerja sosial profesional dan akreditasi lembaga pelayanan sosial. Kata kunci: kompetensi pekerja sosial, sertifikasi pekerja sosial, akreditasi lembaga pelayanan sosial Abstract This article describes the main issues related to professionalism of social worker policy. In this section, will be discussed substantial formulation of social workers professionalism policy with regard to the following matters, namely: constitutional mandate of social justice, social work as a profession, the concept of professional social workers, qualification of professional social workers, social work profession development, social worker competencies, certification of professional social workers, and social services instituon accreditation. Keywords: social worker competencies, social workers certification, social services instituon accreditation
Efektivitas Bimbingan Konseling Dalam Mengatasi Kesulitan Siswa SMA Dharmawangsa Medan dalam Pemilihan Jurusan Counseling Guidance Effectiveness to Solve Election Major Difficulty of Student of SMA Dharmawangsa Medan Berlianti Berlianti
Jurnal Pemberdayaan Komunitas Vol 12, No 2 (2013): Jurnal Pemberdayaan Komunitas
Publisher : Jurnal Pemberdayaan Komunitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Salah satu upaya pemenuhan sumber daya manusia berkualitas adalah dengan menyoroti bidang pendidikan. Peran dan tanggungjawab guru dalam dunia pendidikan sebagai komponen sekolah sangat menentukan keberhasilan mewujudkan SDM yang berkualitas dan memiliki keunggulan kompetitif yang akan menjadi generasi penerus bangsa Untuk mewujudkan hal tersebut diperlukan layanan dari seorang guru yaitu guru Bimbingan dan Konseling dalam usaha memberikan arahan dan petunjuk kepada siswa dalam menentukan jurusan di masa mendatang. Tanpa petunjuk dan arahan dari guru bimbingan dan konseling siswa tidak akan mendapatkan gambaran tentang masa depannya yang disesuaikan dengan bakat, potensi dan kemampuan yang dimiliki. Permasalahan yang muncul adalah bagaimana kemampuan siswa memanfaatkan bakat, potensi dan kemampuan mereka agar memiliki masa depan yang cerah nantinya. Kata kunci: efektivitas, bimbingan konseling, jurusan siswa. Abstract One effort to fulfill the quality of human resources is to highlight the field of education. Roles and responsibilities of teachers in education as a crucial component of successful schools create quality human resources and competitive advantages which will become the future generation to realize it needed the services of a teacher of Guidance and Counseling teachers in an effort to provide direction and guidance to students in determine the future career. Without the guidance and direction from teachers, guidance and counseling students will not get a picture of the future tailored to their talents, potential and capabilities. The problem that arises is how the students' ability to utilize the talent, potential and their ability to have a bright future will be.
Respon Masyarakat terhadap Pengemis di Simpang Jalan Kota Medan Response Community to Beggar in Junction Medan Matias Siagian
Jurnal Pemberdayaan Komunitas Vol 12, No 2 (2013): Jurnal Pemberdayaan Komunitas
Publisher : Jurnal Pemberdayaan Komunitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tulisan ini adalah hasil penelitian yang secara khusus mengkaji respon masyarakat Medan terhadap kegiatan pengamen di persimpangan jalan yang ada di kota Medan. Penelitian dilakukan di empat lokasi yang menurut hasil survey yang mendahului penelitian ini menjadi tempat beraktifitasnya para pengamen. Populasi penelitian adalah seluruh pengamen yang ada di kota Medan yang jumlahnya tidak diketahui pasti. Sedangkan sampelnya adalah sebanyak 100 orang yang mana terdiri dari 25 orang di setiap lokasi penelitian. Sesuai dengan sifat populasi penelitian, sampel penelitian ditarik dengan menggunakan teknik penarikan sampel eksidental. Hasil analisis data menunjukkan bahwa pada umumnya masyarakat kota Medan memberikan respon negatif terhadap pengamen yang beraktivitas di Medan. Walaupun responden penelitian memahami bahwa kegiatan mengamen dilakukan sebagai dampak sulitnya memperoleh pekerjaan, namun mereka beranggapan bahwa menjadi pengamen bukanlah jalan keluar. Kata kunci: kemiskinan, anak jalanan.   Abstract This article is result of research that especially looked into response of Medan communities to activity of singing beggar (busker) in road intersection in town Medan. Research made at the four location that according to survey result pre-this research become place for singing beggar activities. Population research is entire singing beggar existing in town Medan that the number unnoticed sure. Top of Form Data analysis result indicate that generally Medan communities provide response negative to singing beggar. Although respondent research understand that activity singing in road intersection conducted as the difficult impact get job, however they be of the opinion that become singing beggar is not way out. Bottom of Form Bottom of Form Keywords: poverty, children on the street
Tingkat Kepuasan Masyarakat atas Pelayanan Administrasi Petugas Kecamatan di Kota Medan Community Satisfaction level Over Subdistrict Officer Administration Service in Medan Rasudin Ginting
Jurnal Pemberdayaan Komunitas Vol 12, No 2 (2013): Jurnal Pemberdayaan Komunitas
Publisher : Jurnal Pemberdayaan Komunitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini berbentuk penelitian deskriptif yang mengkaji masalah kepuasan masyarakat atas kinerja aparatur kecamatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat kepuasan masyarakat atas pelayanan yang diberikan oleh Aparatur Kecamatan yang yang ada di Kota Medan. Sampel penelitian terdiri dari 96 responden. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif. Untuk mengetahui tingkat kepuasan karyawan, pengukuran data dilakukan dengan menggunakan skala likert.  Hasil penelitian menyimpulkan pencapaian tingkat kepuasan masyarakat atas kinerja aparatur menurut responden sudah mencapai 72 % atau berada pada kategori tinggi. Kata Kunci: Kinerja Aparatur, Pelayanan Administrasi   Abstract This form of descriptive research study that examines the issue of community satisfaction over the performance of officials in the district to provide services to the public. This study aims to determine the level of public satisfaction with the services provided by the Administrative District in the city of Medan. The study sample consisted of 96 respondents. Data were collected using a questionnaire and analyzed using descriptive statistics. To determine the level of employee satisfaction, measurement data is done using a Likert scale. The results conclude the achievement level of community satisfaction over the performance of the apparatus according to the respondents has reached 72% or higher in the category. Keywords: Performance Personnel, Administrative Services
Analisis Pola Asuh Orangtua Remaja Korban Penyalahgunaan Narkoba Binaan Al-Kamal Sibolangit Centre Parent Pattern Rears Analysis of Teenage Victim of Narcotic Abuse Building of Al-kamal Sibolangit Centre Mastauli Siregar
Jurnal Pemberdayaan Komunitas Vol 12, No 2 (2013): Jurnal Pemberdayaan Komunitas
Publisher : Jurnal Pemberdayaan Komunitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian mengenai Analisis Pola Asuh Orangtua Remaja Korban Penyalahgunaan Narkoba Binaan Al-Kamal Sibolangit Centre ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana bentuk pola asuh yang dilakukan oleh orangtua remaja korban penyalahgunaan narkoba yang menjadi pasien di Al-Kamal Sibolangit Centre. Hasil dari penelitian didapat bahwa dalam mendidik anak, orangtua ketiga informan memiliki tipe pola asuh yang berbeda. Secara berturut dari informan I, II dan III tipe pola asuh yang diterapkan adalah pola asuh tipe penyabar, otoriter, penelantar. Walaupun dalam hasil data di lapangan, pola asuh orangtua korban lebih kepada perpaduan dari tipe pola asuh yang telah ditetapkan oleh peneliti sendiri. Namun peneliti mencoba untuk mengkerucutkan tipe pola asuh orangtua korban berdasarkan kecenderungan indikator-indikator tipe pola asuh yang telah peneliti tetapkan. Kata kunci: Analisis, Pola Asuh, Penyalahgunaan Narkoba Abstract Analysis of Research on Parents Parenting Teens Drug Abusers By Al-Kamal Sibolangit Centre aims to describe how the shape of parenting teenagers conducted by the parents who become victims of drug abuse patients in Al-Kamal Sibolangit Centre. Results of the study found that in educating children, parents three informants have different types of parenting. Respectively of the informants I, II and III types of parenting that is applied is the type of patient care pattern, authoritarian, penelantar. Although the results of the data in the field, the ways to teach parents of victims rather the combination of this type of parenting that have been set by the researchers themselves. But the researchers tried to conical type based on the victim's parents parenting trend indicators have been types of parenting that the researchers set. Key words : Analysis, Parenting, Drug abuse

Page 1 of 4 | Total Record : 31