Upah menjadi persoalan utama dalam dunia usaha. Perselisihan umumnya berpangkal padapersoalan upah. Rumah makan minang menerapkan sistem bagi hasil, dengan tujuan terciptanyakesejahteraan dan saling menguntungkan. Sistem bagi hasil merupakan akad kerjasama antara pihakkaryawan dengan pihak manajemen perusahaan, dimana masing masing pihak memberikan kontribusidana atau tenaga (expertise) dengan kesepakatan bahwa keuntungan dan resiko akan di tanggungbersama, sehingga tercipta usaha yang nyaman dan kepuasan terhadap pelanggan. Sistem bagi hasildihitung setiap 100 hari, dimana pemasukan dan pengeluaran akan dihitung, sehingga terkumpul kassetiap hari. Selanjutnya, pihak manajemen mendapatkan 35% dari pendapatan selama 100 hari tersebut,sedangkan pihak karyawan mendapatkan 65%. Persentase pendapatan untuk karyawan akan dibagisesuai kinerja dan levelnya, dimulai juru masak akan mendapatkan gaji lebih besar di bandingkan dengankaryawan pelayan, dan pelayan mendapatkan gaji lebih besar di bandingkan dengan orang belakang.Kata Kunci: Gaji Karyawan, Sistem Bagi Hasil, Upah karyawan
Copyrights © 2015