yang mengalami kesulitan belajar. Bentuk kesulitan belajar pada setiap anak juga berbeda-beda, sedangkan pembelajaran yang biasa dilakukan guru di sekolah masih sering menggunakan metode ceramah dan penugasan secara individu saja, sehingga hal ini menyebabkan kegiatan pembelajaran hanya berpusat pada guru dan membuat siswa yang mengalami kesulitan belajar menjadi tertinggal dalam memahami materi pembelajaran. Hal ini mengakibatkan kemampuan kognitif siswa yang mengalami kesulitan belajar menjadi rendah. Melalui kelompok sebaya anak-anak tersebut akan termotivasi untuk belajar sehingga mereka dapat memecahkan kesulitan belajar mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teman sebaya terhadap kemampuan kognitif siswa berkesulitan belajar pada pembelajaran IPS. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan jenis metode penelitian deskriptif. Hasil analisis data menunjukkan thitung (4.540 ) > ttabel (2.086) maka dapat diambil keputusan Ho ditolak. Jadi dapat disimpulkan bahwa teman sebaya berpengaruh positif terhadap kemampuan kognitif siswa berkesulitan belajar. Kata Kunci : teman sebaya, kemampuan kognitif siswa berkesulitan belajar, pembelajaran IPSÂ
Copyrights © 2017