Abstrak Pathloss exponent (PLE) merupakan parameter yang penting untuk mengrtahui losses disepanjang jalur komunikasi saat melakukan perencanaan link budget. Pada saat perancangan tersebut dibutuhkan untuk mengetahui unjuk kerja optimal pada kondisi jalur komunikasi nirkabel yang bermacam-macam. Riset ini bertujuan untuk mengukur dan mengklasifikasikan nilai pathloss exponent khususnya di Surabaya, ibu Kota Jawa Timur. Pengukuran luar ruang dilakukan pada kondisi daerah atau lingkungan yang berbeda pada frekuensi GSM dari beberapa provider yang ada (800 MHz-900 MHz), sedangkan untuk jaringan sensor nirkabel digunakan frekuensi 915 MHz pada area pepohonan dan lapangan terbuka. Model Okumura-Hata dan COST 335 dipilih sebagai model empiris pada pengukuran. Antena menggunakan dipole untuk frekuensi 915 MHz dan monopole untuk frekuensi GSM. TEMS investigation ver 8.03 digunakan sebagai perangkat lunak untuk mengirim dan menerima data dari frekuensi GSM. Methode regresi yang paling sesuai digunakan untuk menghitung nilai pathloss exponent (PLE). Klasifikasi pada berbagai lingkungan menghasilkan nilai PLE yang bervariasi dari 1.7 sampai 3.7. Berdasarkan hasil tersebut, perancangan link budget untuk desain jaringan komunikasi nirkabel lebih sesuai dengan karakteristik propagasi sesuai lingkungan masing- masing. Kata kunci : Link budget, pathloss exponent, regresi, luar ruang, GSM.
Copyrights © 2014