Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan potensi kemandirian santri“anak jalanan” melalui usaha pembuatan sapu ijuk berbasis entrepreneurship.Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan berbasispartisipatif, yang dilakukan dalam tiga kali siklus kegiatan. Setiap sikluskegiatan terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Teknikpengumpulan data yang digunakan adalah kajian literatur, wawancara, FocusGroup Discussion (FGD), dan observasi participativ. Data yang diperolehdianalisis dengan deskriptif kualitatif. Hasil tindakan menunjukkan; bahwaprogram penguatan kemandirian santri “anak jalanan” melalui usahapembuatan sapu ijuk di Pondok Pesantren Darul Muhklisin, secara umumdapat dipahami oleh sebagain besar santri. Proses tindakan danpemberdayaan dilakukan melalui tahapan sosialisasi yang dilakukan padasiklus I. Sedangkan proses penguatan kelembagaan dan semangatentrepreneurship pada komunitas dilakukan pada siklus II. Dan pada siklusIII, dilakukan penguatan kemandirian dengan memberikan pelatihankecakapan hidup (life skill) pada santri berupa teknik dan model pembuatansapu ijuk. Secara umum proses tindak kaji dan pemberdayaan yangdilaksanakan pada komunitas Pondok Pesantren Darul Muhklisin telahmemberikan kesadaran kritis bagi komunitas santri. Kesadaran kritistersebut, lahir dalam bentuk kesatuan visi untuk mendesain produk yangberkualitas, estetis dan bernilai ekonomis, yang pada gilirannya, santripondok terampil sekaligus dapat mengelola unit usaha kerja sama yangsinergis, sehingga dapat menopang ekonomi pondok.Kata Kunci : Kemandirian Santri, Anjal, Enterpreneurship
Copyrights © 2013